Maarten Paes Betah Tinggal di Indonesia, Ingin ke Kediri

Olahraga15 Dilihat

Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, baru-baru ini berbicara tentang perjalanan hidupnya yang terhubung dengan Indonesia. Pemain berusia 27 tahun ini mengungkapkan pandangannya tentang Timnas Indonesia sebelum dirinya dinaturalisasi, sebuah perjalanan yang dimulai pada April 2024 dan memungkinkan Paes membela Skuad Garuda pada September 2024.

Proses Naturalisasi Maarten Paes

Maarten Paes resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada April 2024. Meski demikian, ia baru dapat memperkuat Timnas Indonesia pada pertandingan resmi pada September 2024. Selama proses naturalisasi, Paes menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 Qatar pada awal tahun 2024, saat Timnas Indonesia berhasil mencapai babak 16 besar. Dalam perjalanan itu, Paes mulai mengenal banyak pemain Timnas Indonesia, termasuk Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, Thom Haye, Marc Klok, Jordi Amat, dan Sandy Walsh.

Baca Juga:
Fakta Menarik Maarten Paes, Kevin Diks dan Mees Hilgers
Timnas Indonesia Butuh Pelapis Setara Haye, Hilgers dan Paes

Paes juga memberikan pujian kepada kiper muda Ernando Ari, yang sebelumnya menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Timnas Indonesia. Menurut Paes, potensi Timnas Indonesia terus berkembang, dan setiap tahun kualitas tim ini semakin meningkat.

Koneksi Emosional Maarten Paes dengan Kediri

Maarten Paes mengungkapkan hubungan emosional yang mendalam dengan Indonesia, meski dirinya tidak memiliki darah Indonesia. Koneksi tersebut berasal dari neneknya, yang pernah tinggal di Kediri. Nenek Paes sering bercerita dengan penuh semangat tentang kota tersebut, dan Paes merasa memiliki kenangan khusus terhadap Kediri.

“Beliau sangat merindukan masa-masa terakhirnya di Kediri dan sering menceritakan tentang kota itu. Banyak cerita indah yang mengikat saya dengan Kediri,” kata Paes mengenang neneknya. Paes mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi Kediri untuk mengenang dan menelusuri jejak kenangan bersama sang nenek.

Kenangan Masa Kecil di Indonesia

Sebelum menjadi WNI, Paes sudah beberapa kali berkunjung ke Indonesia, salah satunya ke Borobudur. “Saya masih kecil waktu itu, tapi saya ingat pernah mengunjungi Borobudur dengan keluarga,” kenang Paes. Setelah menjadi bagian dari Timnas Indonesia, Paes semakin sering datang ke Indonesia dan merasakan hubungan yang lebih kuat dengan negara ini.

Baca Juga:
Ini yang Terjadi Jika Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Striker Timnas Indonesia Masih Tumpul, Ini Kata Yeom Ki-hun

Kini, Maarten Paes tidak hanya merasa terikat secara emosional dengan Indonesia melalui neneknya, tetapi juga melalui perannya yang semakin penting dalam Timnas Indonesia. Dengan perjalanan panjang ini, Paes terus berkembang baik di lapangan maupun dalam mengenal budaya Indonesia lebih dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *