Timnas Indonesia resmi memasuki babak baru. PSSI telah memperkenalkan pelatih anyar asal Inggris, John Herdman, yang siap membawa perubahan besar untuk skuad Merah Putih. Kehadirannya langsung menyita perhatian publik, bukan hanya karena rekam jejaknya, tapi juga karena pendekatan yang ia bawa sejak hari pertama.
Komitmen Tinggal di Indonesia Jadi Kunci Utama
Salah satu alasan kuat PSSI menunjuk John Herdman adalah keseriusannya untuk menetap di Indonesia selama masa kontrak. Bagi PSSI, ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti totalitas sang pelatih dalam memahami sepak bola nasional, budaya pemain, hingga atmosfer kompetisi lokal.
Langkah ini dinilai penting agar pelatih timnas benar-benar menyatu dengan ekosistem sepak bola Indonesia, bukan hanya datang saat FIFA Matchday lalu pergi lagi.
Fokus ke Liga Lokal dan BRI Super League
John Herdman juga menegaskan bahwa kompetisi domestik adalah fondasi utama masa depan Timnas Indonesia. Ia percaya, tanpa perhatian serius pada liga lokal, sulit membangun tim nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Menurutnya, pelatih timnas wajib turun langsung—menonton, mengamati, dan memahami kualitas pemain yang tampil setiap pekan di BRI Super League. Dengan begitu, pemain lokal merasa dihargai dan punya motivasi lebih untuk berkembang.
Baca Juga:
John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Ini Gaya Mainnya
Fakta Menarik John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia
Rizky Ridho dan Pemain Muda Jadi Perhatian John Herdman
Menariknya, Herdman sudah mengantongi beberapa nama pemain yang mencuri perhatiannya. Salah satunya adalah Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta, yang dinilai punya potensi besar untuk naik ke level lebih tinggi.
Selain itu, ia juga menyoroti para pemain muda dari klub-klub seperti Borneo FC yang mulai mendapatkan menit bermain reguler. Bagi Herdman, para pemain muda inilah aset masa depan Timnas Indonesia yang harus terus dipantau dan dibina.
Sudah Nonton Panasnya Persib vs Persija
Tak hanya bicara konsep, John Herdman langsung membuktikan ucapannya. Ia mengaku sudah menyaksikan laga panas Persib Bandung vs Persija Jakarta melalui siaran televisi.
Pertandingan tersebut memberinya gambaran nyata tentang atmosfer sepak bola Indonesia—penuh emosi, tensi tinggi, dan gairah besar dari pemain maupun suporter. Menurutnya, laga-laga seperti ini menunjukkan bahwa liga Indonesia punya karakter kuat yang patut dihargai.
Bebas Pilih Asisten Pelatih Lokal
Dalam waktu dekat, John Herdman akan langsung bekerja menyusun tim kepelatihan. Ia diberi kebebasan penuh untuk memilih asisten pelatih lokal tanpa intervensi dari PSSI.
PSSI hanya akan memberikan beberapa nama sebagai rekomendasi. Selanjutnya, Herdman akan melakukan proses wawancara sendiri untuk menentukan siapa yang paling cocok mendampinginya di Timnas Indonesia.
Deretan Nama Lokal yang Dinilai Potensial oleh John Herdman
Ada beberapa nama pelatih lokal yang dinilai punya peluang besar untuk menjadi asisten Herdman. Mereka relatif muda, progresif, dan memiliki pengalaman di sepak bola nasional.
Beberapa di antaranya adalah Zulkifli Syukur, yang pernah menangani Persela Lamongan dan berpengalaman di Timnas U-23, lalu Kurniawan Dwi Yulianto, mantan striker Timnas Indonesia. Selain itu, nama seperti Ricardo Salampessy, Kahudi Wahyu, dan Budi Sudarsono juga masuk dalam radar sebagai pelatih muda potensial.
Memahami Budaya Jadi Prioritas John Herdman
Bagi Herdman, memahami kebiasaan dan budaya lokal adalah hal krusial. Tanpa itu, akan sulit membangun kedekatan emosional dan kesamaan visi dengan para pemain.
Ia percaya bahwa hubungan yang kuat antara pelatih dan pemain akan menjadi pondasi penting untuk membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di level Asia maupun dunia.
Baca Juga:
John Herdman Resmi Datang, Asisten Lokal Jadi Sorotan
John Herdman Mulai Susun Tim, Asisten Lokal Jadi Sorotan
Kehadiran John Herdman menandai awal baru bagi Timnas Indonesia. Dengan komitmen tinggal di Indonesia, fokus pada liga lokal, perhatian pada pemain muda, serta kebebasan membentuk tim kepelatihan, harapan publik pun semakin besar. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Herdman menerjemahkan visi besarnya ke dalam prestasi nyata di lapangan bersama skuad Garuda.






