Pemerintah menegaskan bahwa kondisi energi nasional tetap aman meskipun situasi geopolitik global sedang tidak menentu. Hal ini jadi kabar positif di tengah kekhawatiran masyarakat terkait pasokan energi dan stabilitas harga BBM Pertamina yang sering bikin cemas.
Harga BBM Pertamina Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa pasokan minyak mentah Indonesia sudah diamankan hingga Desember 2026. Kepastian ini didapat setelah adanya komunikasi dan kerja sama energi dengan Rusia.
Dengan adanya suplai tambahan tersebut, pemerintah optimis kebutuhan energi dalam negeri tetap terpenuhi. Tinggal bagaimana produksi dari kilang dalam negeri bisa terus ditingkatkan supaya lebih maksimal.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan bahwa pembelian minyak dari luar tetap mempertimbangkan harga pasar. Idealnya, harga bisa lebih murah, tapi minimal tidak boleh lebih mahal dari harga global.
Harga BBM Pertamina Dipastikan Tidak Naik
Kabar baik lainnya datang dari sektor harga BBM. Pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.
Keputusan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir soal lonjakan harga untuk jenis BBM seperti Pertalite dan Solar subsidi.
Untuk BBM non-subsidi, hingga saat ini juga belum ada perubahan harga. Pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Pertamina dan pihak swasta.
Baca Juga:
Bupati Cilacap Diciduk KPK, 27 Orang Ikut Diamankan
Pesawat BBM Pelita Air Jatuh di Nunukan, Ini Kronologinya
Harga BBM Terbaru di SPBU April 2026
Berdasarkan pantauan terbaru, harga BBM di berbagai SPBU masih sama seperti bulan sebelumnya. Berikut daftar lengkapnya:
Harga BBM Pertamina di DKI Jakarta
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite | Rp 10.000 |
| Solar Subsidi | Rp 6.800 |
| Pertamax (RON 92) | Rp 12.300 |
| Pertamax Turbo | Rp 13.100 |
| Pertamax Green 95 | Rp 12.900 |
| Dexlite | Rp 14.200 |
| Pertamina Dex | Rp 14.500 |
Harga BBM Shell (Sebagian Stok Kosong)
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Shell Super | Rp 12.390 |
| V-Power Diesel | Rp 14.620 |
Harga BBM Vivo
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Revvo 92 | Rp 12.390 |
| Revvo 95 | Rp 12.930 |
| Diesel Primus | Rp 14.610 |
Harga BBM BP-AKR (Jabodetabek)
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| BP 92 | Rp 12.390 |
| BP Ultimate | Rp 12.930 |
| BP Ultimate Diesel | Rp 14.620 |
Menariknya, beberapa SPBU seperti Shell sempat mengalami kekosongan stok BBM di sejumlah wilayah. Sementara itu, SPBU swasta lain seperti Vivo dan BP-AKR masih beroperasi normal dengan harga yang stabil.
Kerja Sama Internasional Perkuat Energi Nasional
Selain memastikan stok, pemerintah juga terus memperkuat kerja sama internasional di bidang energi. Salah satunya dengan Rusia yang dinilai sebagai mitra strategis, tidak hanya dalam energi, tapi juga perdagangan dan ekonomi.
Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi langkah jangka panjang untuk menjaga ketahanan energi Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga:
Yaqut Cholil Qoumas Ditahan, Ini Kronologi Kasusnya
Kronologi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Secara keseluruhan, kondisi energi Indonesia saat ini masih aman dan terkendali. Stok minyak mentah sudah dipastikan cukup hingga akhir 2026, sementara harga BBM—khususnya subsidi—tetap stabil tanpa kenaikan. Ditambah lagi dengan kerja sama internasional yang terus diperkuat, pemerintah berupaya menjaga ketahanan energi nasional agar tetap solid di tengah dinamika global.





