Final UCL 2025/2026 menjadi kesempatan emas bagi Arsenal untuk mencatat sejarah baru. Setelah sukses mengangkat trofi Liga Inggris musim ini, The Gunners kini berambisi meraih gelar Liga Champions pertama saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG).
Pertandingan puncak tersebut akan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 23.00 WIB. Menjelang laga besar itu, Mikel Arteta mendapat sejumlah masukan terkait komposisi pemain yang sebaiknya diturunkan sejak menit pertama.
Emmanuel Eboue Minta Arteta Tidak Memaksakan Timber
Mantan pemain Arsenal, Emmanuel Eboue, menilai Arteta sebaiknya tidak mengambil risiko dengan memainkan Jurrien Timber sebagai starter.
Bek asal Belanda tersebut belum kembali bermain sejak Arsenal mengalahkan Everton pada Maret lalu akibat cedera pangkal paha. Meski kondisinya mulai membaik dan berpeluang tampil di final, Eboue merasa pertandingan sebesar ini bukan tempat yang tepat untuk mengambil risiko.
Menurutnya, Timber tentu memiliki keinginan besar untuk bermain di final Liga Champions. Namun kondisi fisik yang belum sepenuhnya teruji bisa menjadi masalah ketika harus menghadapi lini serang PSG yang dikenal sangat cepat dan agresif.
Mosquera Dinilai Lebih Cocok Hadapi Serangan PSG
Sebagai alternatif, Eboue menyarankan Arteta memberikan kepercayaan kepada Cristhian Mosquera di posisi bek kanan.
PSG memiliki deretan pemain depan berbahaya seperti Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia. Karena itu, Arsenal membutuhkan pemain bertahan yang benar-benar siap secara fisik untuk menghadapi tekanan selama 90 menit.
Eboue menilai Mosquera memiliki karakter permainan yang kuat, solid dalam duel, dan sulit dilewati lawan. Walaupun secara teknik mungkin masih berada di bawah Timber, kemampuan bertahannya dianggap lebih sesuai untuk menghadapi ancaman PSG di laga final.
Baca Juga:
Aston Villa vs Liverpool: Villa Pastikan Tiket Liga Champions
Chelsea vs Tottenham: Enzo Fernandez Bikin Spurs Tersungkur
Lewis-Skelly Juga Disarankan Memulai dari Bangku Cadangan
Selain sektor pertahanan, Eboue juga memberikan pandangannya mengenai lini tengah Arsenal.
Arteta memiliki beberapa opsi, termasuk Martin Zubimendi dan Myles Lewis-Skelly. Nama terakhir memang tampil cukup impresif dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Declan Rice.
Namun Eboue berpendapat bahwa laga final Liga Champions membutuhkan pengalaman yang lebih matang. Ia menilai Arsenal akan lebih diuntungkan jika memainkan gelandang yang sudah terbiasa tampil bersama dalam pertandingan-pertandingan besar.
Menurutnya, lini tengah PSG yang dihuni Vitinha, Joao Neves, dan Fabian Ruiz memiliki kualitas serta pengalaman tinggi. Karena itu, Arsenal membutuhkan kombinasi pemain yang mampu menjaga keseimbangan permainan sejak awal pertandingan.
Arteta Ungkap Kekaguman kepada Luis Enrique
Di sisi lain, Mikel Arteta juga memberikan pujian kepada pelatih PSG, Luis Enrique.
Keduanya memiliki hubungan yang cukup dekat sejak akhir 1990-an ketika sama-sama berada di Barcelona. Saat itu Arteta masih bermain di tim akademi, sementara Enrique sudah menjadi bagian penting skuad utama Blaugrana.
Arteta menyebut Enrique sebagai sosok yang selalu mendukung pemain muda dan menjadi salah satu figur yang ia kagumi sejak lama. Tidak hanya sukses saat masih aktif bermain, Enrique juga berkembang menjadi salah satu pelatih terbaik di Eropa.
Pelatih asal Spanyol tersebut telah mengoleksi banyak gelar sepanjang karier kepelatihannya, termasuk dua trofi Liga Champions dan beberapa gelar domestik bergengsi.
Arteta mengaku sangat menghormati Enrique, baik dari sisi taktik maupun kepribadian. Ia juga mengagumi cara Enrique mempertahankan keyakinannya terhadap filosofi bermain yang diterapkan di setiap tim yang ia latih.
Meski saling menghormati, Arteta menegaskan bahwa ketika final dimulai, fokus utama adalah membawa tim masing-masing meraih kemenangan.
Jadwal Final UCL PSG vs Arsenal
Final Liga Champions musim 2025/2026 akan mempertemukan dua tim terbaik Eropa saat ini, yaitu PSG dan Arsenal.
Detail pertandingan:
- Pertandingan: PSG vs Arsenal
- Kompetisi: Final Liga Champions 2025/2026
- Stadion: Puskas Arena, Budapest, Hungaria
- Tanggal: Sabtu, 30 Mei 2026
- Kick-off: 23.00 WIB
- Siaran Langsung: SCTV
PSG datang dengan status juara bertahan, sementara Arsenal berambisi mencatat sejarah dengan meraih trofi Liga Champions pertama mereka.
Final UCL PSG vs Arsenal, Siapa yang Diunggulkan?
Pertemuan PSG dan Arsenal diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim tampil luar biasa sepanjang musim dan berhasil mendominasi kompetisi domestik masing-masing.
PSG memiliki pengalaman lebih banyak di level tertinggi Eropa, sedangkan Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani musim yang hampir sempurna.
Keputusan Arteta dalam menentukan susunan pemain inti akan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi hasil akhir pertandingan. Apakah ia akan mengikuti saran untuk mencadangkan Timber dan Lewis-Skelly, atau tetap mempercayai pemain-pemain tersebut sejak menit pertama, semuanya akan terjawab di laga final nanti.
Baca Juga:
Brighton vs Man Utd: Bruno Jadi Raja Assist EPL
Madrid vs Real Oviedo: Brahim Diaz Tampil Gila Semalaman
Final UCL 2025/2026 menjadi kesempatan emas bagi Arsenal untuk mengukir sejarah baru. Menjelang duel melawan PSG, Mikel Arteta mendapat sejumlah masukan terkait komposisi pemain, khususnya mengenai Jurrien Timber dan Myles Lewis-Skelly. Di sisi lain, laga ini juga mempertemukan dua pelatih Spanyol yang saling menghormati, yakni Mikel Arteta dan Luis Enrique. Dengan kualitas yang dimiliki kedua tim, pertandingan di Puskas Arena dipastikan menjadi salah satu final Liga Champions yang paling dinantikan musim ini.






