Timnas Belanda memastikan langkah mulus ke Piala Dunia 2026 setelah duel Belanda vs Lituania berakhir dengan kemenangan telak 4-0. Laga di Johan Cruijff ArenA pada Selasa dini hari WIB itu langsung menjadi ajang dominasi penuh De Oranje sejak menit pertama.
Babak Pertama Belanda vs Lituania: Dominan Sejak Kick-off!
Sejak peluit pertama berbunyi, Belanda langsung tancap gas. Mereka memang butuh kemenangan untuk menjauh dari kejaran Polandia di klasemen. Gol pertama lahir lewat tendangan Tijjani Reijnders pada menit ke-16 setelah menerima umpan terobosan cantik dari Frenkie de Jong.
Meski beberapa peluang Cody Gakpo di awal pertandingan masih bisa digagalkan kiper Lituania, Belanda tetap menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Babak Kedua: Banjir Gol dalam Waktu Singkat
Memasuki babak kedua, agresivitas Belanda makin menjadi-jadi. Kecepatan Xavi Simons dan Cody Gakpo benar-benar merepotkan lini belakang Lituania.
Gol kedua hadir lewat titik putih pada menit ke-58 setelah VAR menyatakan handball oleh Artemijus Tutyskinas. Gakpo yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Dua menit kemudian, Xavi Simons memperbesar keunggulan lewat aksinya di kotak penalti. Tidak berhenti di situ, Donyell Malen ikut menambah luka Lituania lewat solo run keren dari tengah lapangan pada menit ke-62. Dalam empat menit, Belanda menghancurkan pertahanan lawan dengan tiga gol sekaligus.
Hingga peluit akhir, skor 4-0 tak berubah dan Belanda pun mengunci satu tempat di Piala Dunia 2026 sebagai wakil Eropa ke-6.
Dengan total 20 poin dari delapan laga, Belanda berdiri kokoh di puncak klasemen Grup G. Koleksi gol mereka mencapai +23 — bukti bahwa pasukan Ronald Koeman tampil konsisten sepanjang kualifikasi.
Baca Juga:
Azerbaijan vs Prancis: Prancis Gaspol, Azerbaijan Tak Berkutik!
Celta vs Barcelona: Lewandowski Hattrick, Blaugrana Pesta Gol
Penampilan ke-12 Belanda di Piala Dunia
Lolosnya Belanda ke turnamen akbar tahun depan memastikan mereka akan tampil untuk yang ke-12 kalinya di ajang empat tahunan tersebut. Debut Oranje terjadi pada 1934 dan terakhir kali mereka bermain di Piala Dunia 2022. Meski belum pernah menjadi juara, mereka beberapa kali nyaris mengangkat trofi, termasuk pada era 1974, 1978, dan 2010.
Virgil van Dijk Cetak Rekor Baru di Laga Belanda vs Lituania
Kapten sekaligus tembok pertahanan, Virgil van Dijk, menorehkan sejarah baru. Laga melawan Lituania menandai penampilannya yang ke-72 sebagai kapten Belanda, melewati rekor legenda Frank de Boer. Sang bek Liverpool kini resmi jadi pemimpin dengan jumlah caps kapten terbanyak.
Memphis Depay Berpeluang Samai Rekor Legenda
Jika tampil di Piala Dunia 2026, Memphis Depay akan masuk daftar elit sebagai pemain Belanda keenam yang tampil di tiga edisi berbeda. Sebelumnya hanya ada Aaron Winter, Robin van Persie, Wesley Sneijder, Dirk Kuyt, dan Arjen Robben yang mencatat prestasi serupa.
Memphis sendiri sudah mencetak tiga gol di Piala Dunia, termasuk saat melawan Australia dan Chile pada 2014 serta Amerika Serikat pada 2022.
Koeman Berkesempatan Menyamai Rekor Marco van Basten
Ronald Koeman juga berpeluang membuat sejarah sebagai sosok yang tampil di Piala Dunia baik sebagai pemain maupun pelatih, menyamai capaian Marco van Basten. Koeman sebelumnya tampil sebagai pemain di edisi 1990 dan 1994. Jika memimpin Oranje di 2026, namanya akan sejajar dengan para pelatih top Belanda seperti Rinus Michels dan Louis van Gaal yang sama-sama belum pernah juara sebagai pemain.
Luciano Valente Jadi Debutan Anyar di Laga Belanda vs Lituania
Koeman juga dikenal berani memberi kesempatan pada pemain muda. Kali ini, playmaker Feyenoord, Luciano Valente, mendapat debutnya bersama timnas. Ia menjadi pemain ke-32 yang dipromosikan Koeman sejak menukangi Belanda. Bakat muda berusia 22 tahun itu langsung mencuri perhatian karena potensinya yang besar.
Baca Juga:
Lyon vs PSG: Pertandingan Penuh Emosi dan Kejutan!
Timur Kapadze Siap Bawa Timnas Indonesia ke Puncak!
Belanda tak hanya sukses memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, tapi juga menunjukkan potensi besar untuk tampil sebagai salah satu tim favorit. Dengan rekor individu pemain yang terus tercipta dan talenta muda bermunculan, De Oranje datang ke turnamen nanti dengan modal kuat dan penuh percaya diri. Jika konsisten, bukan tidak mungkin Belanda akhirnya bisa mengincar gelar yang selama ini mereka kejar.











