Persita vs Persija: Kemenangan Dramatis Diwarnai Kerusuhan Suporter

Olahraga3 Dilihat

Laga Persita vs Persija pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 berakhir dengan kemenangan dramatis bagi Persita Tangerang dengan skor 3-2. Hasil ini sekaligus menghentikan tren kemenangan beruntun Persija Jakarta. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (17/10/2026) malam WIB tersebut juga diwarnai kerusuhan suporter yang mendapat sorotan dari pelatih Persita, Carlos Pena.

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Pendekar Cisadane yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada Macan Kemayoran. Sementara itu, Persija harus menerima kenyataan bahwa catatan kemenangan mereka pada empat pertandingan sebelumnya akhirnya terhenti.

Di balik hasil pertandingan yang menegangkan, Carlos Pena menyampaikan kekecewaannya terhadap kerusuhan yang terjadi. Pelatih asal Spanyol tersebut bahkan mengingatkan kembali Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa pada Oktober 2022.

Persita Tangerang Menang Dramatis atas Persija Jakarta

Persita vs Persija: Kemenangan Dramatis Diwarnai Kerusuhan Suporter

Laga Persita vs Persija pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027 berlangsung penuh tensi sejak peluit pertama dibunyikan. Persita Tangerang yang bermain di hadapan pendukungnya berhasil mencetak gol pembuka saat pertandingan baru memasuki menit keempat.

Luquinhas menjadi pencetak gol pertama bagi Pendekar Cisadane setelah berhasil menyambut umpan silang Rayco Rodriguez dengan sundulan akurat. Gol tersebut membawa Persita unggul 1-0 atas Persija Jakarta.

Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Persija berhasil menyamakan skor pada menit ke-17 melalui Fabio Calonego yang memanfaatkan bola muntah di area kotak penalti.

Setelah kedudukan kembali imbang, Macan Kemayoran mulai tampil lebih agresif dan berusaha membalikkan keadaan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum ada yang berbuah gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki paruh kedua, Persija tetap berusaha mendominasi permainan dengan melancarkan serangan ke lini pertahanan Persita. Meski demikian, tuan rumah justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-60 melalui aksi Rayco Rodriguez.

Gol kedua Persita bermula dari situasi sepak pojok yang kemudian dimanfaatkan Luquinhas untuk memberikan umpan kepada Rayco. Tanpa membuang kesempatan, Rayco melepaskan tendangan keras yang berhasil menjebol gawang Persija dan mengubah skor menjadi 2-1.

Persija kembali mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-73. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti. Alexander Jeremejeff yang maju sebagai algojo sukses mengeksekusi penalti dan membuat skor kembali imbang 2-2.

Saat pertandingan diperkirakan berakhir dengan hasil seri, Persita justru menghadirkan kejutan pada masa injury time. Hokky Caraka berhasil mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Aleksa Andrejic menjadi gol pada menit ke-90+5.

Gol dramatis tersebut memastikan Persita Tangerang menang 3-2 atas Persija Jakarta. Hasil pertandingan Persita vs Persija ini sekaligus menghentikan catatan empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran pada awal musim BRI Super League 2026/2027.

Baca Juga:
Persib vs Port FC: 3 Kali Bertemu, Persib Belum Menang!
Timnas Indonesia vs Thailand, Ini 7 Fakta Mengejutkan!

Carlos Pena Kecewa dengan Kerusuhan Suporter di Laga Persita vs Persija

Di tengah kemenangan dramatis tersebut, pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, justru memberikan perhatian khusus terhadap kerusuhan suporter yang terjadi dalam pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku kecewa dengan insiden tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini menjadi pukulan berat bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Carlos Pena juga mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami tragedi besar dalam dunia sepak bola. Ia merujuk pada Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022 dan mengakibatkan 135 orang meninggal dunia.

Baginya, pengalaman pahit tersebut seharusnya menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam sepak bola, termasuk para suporter.

Ia menilai bahwa kekerasan dan kerusuhan tidak seharusnya memiliki tempat dalam pertandingan sepak bola. Kompetisi semestinya menjadi ajang untuk menikmati permainan, mendukung tim kesayangan, dan mempererat hubungan antarsuporter.

Carlos Pena Ingin Stadion Menjadi Tempat Aman bagi Keluarga

Carlos Pena juga menekankan bahwa sepak bola seharusnya bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk keluarga yang datang bersama anak-anak mereka.

Menurutnya, stadion perlu menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi penonton. Suporter seharusnya bisa menyaksikan pertandingan tanpa harus khawatir terhadap ancaman kekerasan maupun kerusuhan.

Ia mengingatkan bahwa tujuan utama sepak bola adalah memberikan hiburan dan kebahagiaan kepada masyarakat, bukan menjadi alasan untuk saling menyerang.

Pena juga menyadari bahwa insiden tersebut bukan sesuatu yang diinginkan oleh siapa pun. Namun, ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dalam pertandingan sepak bola Indonesia.

Karena itu, ia mendorong para pemangku kepentingan untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas kekerasan di lingkungan sepak bola.

PSSI Diharapkan Mengambil Langkah Tegas Setelah Laga Persita vs Persija

Pernyataan Carlos Pena turut menyoroti pentingnya peran pengurus sepak bola dalam mencegah terjadinya kerusuhan suporter.

Menurutnya, diperlukan upaya serius agar sepak bola Indonesia dapat berkembang menjadi kompetisi yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak.

PSSI bersama pihak terkait diharapkan mampu mengambil langkah konkret untuk mencegah konflik antarsuporter, memperkuat edukasi mengenai sportivitas, serta menegakkan aturan terhadap pelanggaran yang terjadi.

Tragedi Kanjuruhan seharusnya menjadi pengingat bahwa keselamatan manusia jauh lebih penting daripada rivalitas antarklub.

Dukungan terhadap tim kesayangan memang menjadi bagian menarik dari sepak bola. Namun, semangat tersebut harus tetap disertai rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap suporter lainnya.

Tanpa lingkungan pertandingan yang aman, potensi sepak bola sebagai hiburan keluarga dan industri olahraga akan sulit berkembang secara maksimal.

Baca Juga:
Mees Hilgers Siap Comeback, Timnas Indonesia Menanti!
Real Madrid vs Villarreal: Menang Tipis, Taktik Mourinho Dikritik!

Persita Tangerang berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Persija Jakarta melalui gol penentu Aleksa Andrejic pada menit ke-90+5. Hasil tersebut sekaligus menghentikan rekor empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran pada awal BRI Super League 2026/2027. Meski demikian, kemenangan Persita turut diwarnai persoalan kerusuhan suporter yang mendapat sorotan dari Carlos Pena. Pelatih tersebut mengingatkan pentingnya belajar dari Tragedi Kanjuruhan dan berharap seluruh pihak mengambil langkah nyata untuk mencegah kekerasan. Pada akhirnya, sepak bola seharusnya menjadi hiburan yang aman, menyenangkan, dan dapat dinikmati bersama oleh semua kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *