Dua bulan lagi, tepatnya tanggal 5 Juni 2025, Timnas Indonesia bakal menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini jadi salah satu momen krusial buat Garuda untuk bisa melangkah lebih jauh. Selain China, masih ada satu laga tandang melawan Jepang pada 10 Juni. Dua pertandingan ini benar-benar penentu nasib Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia yang akan datang.
Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia

Meskipun ada tantangan, suasana di sekitar Timnas Indonesia terbilang positif. Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh kepada tim di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert. Sejak PSSI dipimpin Erick Thohir, dukungan dari pemerintah, mulai dari Presiden Jokowi hingga kini Prabowo, tetap solid. Loyalitas suporter Indonesia yang terkenal di mata dunia juga menjadi suntikan semangat ekstra buat para pemain.
Dari segi permainan, Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Setelah kalah telak dari Australia, mereka mampu bangkit dan mengalahkan Bahrain. Ini membuktikan mental juara sudah mulai tertanam dalam tim. Namun, skuad Garuda tidak boleh terlalu percaya diri saat menghadapi China nanti. Sebagai tim besar, China juga punya ambisi dan harga diri yang tinggi.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Tambah Kuat, Bagaimana Peluang China di SUGBK?
Update Pemain Timnas Indonesia: Pelupessy, Walsh, Audero dan Idzes
Alex Pastoor: Kunci Permainan Timnas Indonesia

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengungkapkan bahwa tim pelatih saat ini memiliki ahli strategi seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Mereka berperan penting dalam meramu taktik tim, terutama setelah kekalahan dari Australia. Coach Patrick Kluivert juga dinilai mampu memotivasi para pemain untuk bangkit dan menunjukkan mental yang kuat. Strategi yang diterapkan tim pelatih menekankan efektivitas permainan, di mana kemenangan lebih diutamakan daripada sekadar bermain indah.
Maarten Paes Akumulasi Kartu, Emil Audero Siap Debut?

Sayangnya, dalam laga melawan China nanti, Skuad Garuda tidak akan diperkuat Maarten Paes dan Marselino Ferdinan karena akumulasi kartu kuning. Untuk posisi penjaga gawang, nama Emil Audero muncul sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Paes. Meski punya reputasi bagus di Liga Italia, Audero tetap perlu beradaptasi dan membangun kekompakan dengan rekan-rekan setimnya.
Peluang untuk Eliano Reijnders

Absennya Marselino Ferdinan juga membuka peluang bagi pemain lain, salah satunya Eliano Reijnders. Pemain muda ini tampil cukup menjanjikan di laga-laga sebelumnya dan punya motivasi besar untuk mencetak gol. Eliano Reijnders punya potensi untuk menjadi pembeda dalam pertandingan melawan China karena kemampuannya mencari posisi strategis di depan gawang lawan.
Baca Juga:
Cerita Thom Haye dan Joey Pelupessy Setelah Kalahkan Bahrain
Tersisa 2 Laga, Timnas Indonesia Maksimalkan Materi dan Chemistry
Menjelang laga penting melawan China, Timnas Indonesia punya modal semangat juang, dukungan penuh, dan taktik yang matang. Meskipun kehilangan dua pemain kunci, ada pemain lain yang siap mengisi kekosongan dan membuktikan diri. Pertandingan di SUGBK nanti diprediksi akan berjalan sengit dan menjadi ujian sesungguhnya bagi Garuda untuk mewujudkan impian lolos ke Piala Dunia 2026.