Dalam laga Inter vs Cagliari di lanjutan Serie A 2025/2026, Inter Milan kembali membuktikan kualitasnya. Bermain di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazzurri tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 pada Sabtu dini hari.
Kemenangan ini makin mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen. Bahkan, peluang mereka untuk mengangkat trofi Scudetto kini terasa semakin dekat dan sulit diganggu tim lain.
Inter Tetap Kuat Tanpa Lautaro
Menariknya, Inter tetap tampil solid meski tanpa sang kapten, Lautaro Martinez, yang absen karena cedera. Kedalaman skuad jadi bukti nyata kenapa mereka begitu konsisten musim ini.
Marcus Thuram, Nicolo Barella, dan Piotr Zielinski jadi aktor utama di balik kemenangan ini lewat gol-gol mereka. Permainan Inter terlihat efektif dan tajam saat memanfaatkan peluang.
Selain itu, laga ini juga menghadirkan momen unik dengan pertemuan dua saudara, Francesco Pio Esposito dan Sebastiano Esposito, yang bermain untuk tim berbeda.
Baca Juga:
Bayern vs Madrid: Comeback Gila, Bayern Lolos Dramatis
Bologna vs Aston Villa: Watkins Ngamuk, Skor 1-3!
Cagliari Beri Perlawanan Sengit
Meski kalah, Cagliari sebenarnya tampil cukup berani sejak awal pertandingan. Mereka langsung menekan dan hampir mencetak gol lewat Sebastiano Esposito, tapi masih bisa digagalkan oleh kiper Inter.
Beberapa peluang lain juga sempat tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencuri gol lebih dulu.
Di sisi lain, Inter juga sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Cagliari di babak pertama. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Inter vs Cagliari
Memasuki babak kedua, Inter langsung tancap gas. Kebuntuan akhirnya pecah lewat Marcus Thuram yang berhasil memanfaatkan umpan matang dari Federico Dimarco.
Tak butuh waktu lama, Nicolo Barella menggandakan keunggulan lewat gol dari bola muntah. Menariknya, Barella memilih tidak merayakan golnya sebagai bentuk respek terhadap mantan klubnya.
Inter semakin nyaman mengontrol permainan hingga akhirnya Piotr Zielinski menutup pesta gol lewat tendangan keras di masa injury time.
Strategi Chivu Jadi Kunci di Laga Inter vs Cagliari
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui timnya sempat kesulitan di babak pertama. Menurutnya, pergerakan tim terlalu lambat sehingga Cagliari bisa dengan mudah menutup ruang.
Namun setelah jeda, Inter mengubah pendekatan dengan bermain lebih melebar dan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya langsung terlihat dengan tiga gol yang tercipta.
Chivu juga menegaskan bahwa gol pertama menjadi momen penting yang mengubah jalannya pertandingan. Setelah itu, para pemain terlihat lebih percaya diri dan menikmati permainan.
Inter Makin Dekat ke Scudetto
Tambahan tiga poin ini membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan yang cukup jauh dari pesaing terdekatnya.
Di sisi lain, Cagliari masih harus berjuang menjauh dari zona degradasi setelah tertahan di papan bawah.
Ke depan, Inter akan menghadapi jadwal padat, termasuk laga Serie A berikutnya dan ajang Coppa Italia. Dengan performa seperti ini, mereka jelas jadi salah satu tim paling siap menghadapi sisa musim.
Baca Juga:
Man Utd vs Leeds: MU Dipermalukan di Old Trafford!
Liverpool vs PSG: Si Merah Dipermalukan 0-2!
Inter Milan benar-benar menunjukkan mental juara di laga ini. Meski sempat buntu di babak pertama, mereka mampu bangkit dan tampil dominan setelah jeda. Kedalaman skuad, strategi pelatih, dan efektivitas pemain jadi kombinasi sempurna yang membawa mereka semakin dekat ke gelar juara Serie A musim ini.






