Aston Villa vs Manchester City: Nicolas Jackson Bikin City Tumbang!

Olahraga10 Dilihat

Laga Aston Villa vs Manchester City pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027 berakhir dengan kekalahan bagi The Citizens. Bertandang ke Villa Park pada Sabtu (24/10/2026) malam WIB, Manchester City harus mengakui keunggulan tuan rumah.

Bermain di Villa Park, The Citizens menyerah dengan skor 1-2 meski tampil dominan dalam penguasaan bola. Nicolas Jackson menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan tim tamu setelah mencetak dua gol yang memastikan kemenangan Aston Villa.

Sementara itu, Erling Haaland sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua. Sayangnya, gol tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Manchester City dari kekalahan.

Hasil ini menjadi pukulan bagi skuad asuhan Enzo Maresca. Di sisi lain, Aston Villa sukses memanfaatkan peluang dengan efektif dan menunjukkan pertahanan yang solid sepanjang pertandingan.

Blunder Marc Guehi di Laga Aston Villa vs Manchester City

Aston Villa vs Manchester City: Nicolas Jackson Bikin City Tumbang!

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika Aston Villa berhasil mencetak gol pembuka. Kesalahan Marc Guehi dalam mengontrol bola menjadi awal petaka bagi Manchester City.

John McGinn dengan sigap merebut bola sebelum mengirimkan operan kepada Nicolas Jackson. Penyerang Aston Villa tersebut kemudian melewati tekanan lawan dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang Gianluigi Donnarumma.

Gol cepat itu membuat Aston Villa unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah.

Manchester City berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Iliman Ndiaye dan Rayan Cherki sempat memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil.

Meski terus menekan, The Citizens kesulitan menembus pertahanan Aston Villa yang tampil disiplin. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga:
Al Nassr vs Al-Faisaly: Ronaldo Tinggal 18 Gol Lagi!
Madura United vs Persib Bandung: Maung Bandung Tumbang 0-1!

Erling Haaland Sempat Bikin Man City Bernapas Lega

Memasuki babak kedua, Maresca melakukan perubahan dengan memasukkan Phil Foden dan Rico Lewis. Manchester City pun tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52. Iliman Ndiaye mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Erling Haaland hingga bola bersarang di gawang Aston Villa.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membuka kembali peluang Manchester City untuk membawa pulang poin.

Namun, keunggulan momentum itu tidak bertahan lama. Aston Villa kembali memberikan respons melalui serangan cepat yang berhasil mengacaukan pertahanan tim tamu.

Pada menit ke-60, Nicolas Jackson mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Tembakannya gagal dihentikan dengan sempurna oleh Donnarumma sehingga Aston Villa kembali unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan tuan rumah sekaligus membuat Manchester City harus kembali bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Donnarumma dan Guehi Jadi Sorotan di Laga Aston Villa vs Manchester City

Kekalahan Manchester City tidak lepas dari sejumlah kesalahan individu, terutama di lini pertahanan.

Marc Guehi menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan setelah kesalahannya berujung pada gol pertama Aston Villa. Bek tersebut juga menerima kartu kuning pada babak pertama sebelum akhirnya digantikan saat jeda.

Meski demikian, Maresca menegaskan bahwa dirinya tidak mengkhawatirkan performa Guehi secara berlebihan. Menurutnya, keputusan mengganti sang bek juga berkaitan dengan kartu kuning yang sudah diterimanya.

Pelatih Manchester City tersebut menilai pemain yang telah mengantongi kartu kuning berisiko mengalami masalah ketika harus terus menjalankan strategi pressing dengan intensitas tinggi.

Selain Guehi, Donnarumma juga menjadi perhatian setelah gagal mengantisipasi tembakan Jackson pada gol kedua.

Kiper asal Italia tersebut sebenarnya tidak terlalu sering menghadapi ancaman langsung. Namun, dua tembakan tepat sasaran Aston Villa berhasil menghasilkan dua gol.

Situasi ini menjadi pekerjaan rumah bagi Manchester City, terutama dalam menjaga konsentrasi dan mengurangi kesalahan mendasar di lini belakang.

Haaland Sempat Kesal kepada Donnarumma

Bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi perbincangan. Sikap Erling Haaland terhadap Donnarumma juga menarik perhatian penggemar sepak bola.

Pada babak pertama, Haaland terlihat menunjukkan gestur kesal ketika Donnarumma meninggalkan posisinya di bawah mistar menjelang situasi tendangan bebas Aston Villa.

Striker asal Norwegia tersebut tampak meminta rekannya untuk segera kembali ke posisi dan bersiap menghadapi ancaman lawan.

Momen itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah penggemar menyoroti reaksi Haaland yang terlihat frustrasi ketika timnya sedang tertinggal.

Meski demikian, kejadian tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya konflik serius di dalam skuad Manchester City. Dalam pertandingan berintensitas tinggi, reaksi spontan antarpemain bisa terjadi ketika mereka berusaha menjaga konsentrasi tim.

Baca Juga:
PSG vs Barcelona: 14 Gol, Rekor Liga Champions Tercipta!
Tottenham vs Coventry 3-1: Spurs Akhirnya Raih Kemenangan!

Dominasi Manchester City Tak Cukup untuk Menang

Secara statistik, Manchester City sebenarnya tampil lebih dominan daripada Aston Villa.

The Citizens mencatatkan penguasaan bola sekitar 63 persen dan melepaskan 15 tembakan. Sementara itu, Aston Villa hanya menguasai sekitar 37 persen bola dengan delapan percobaan.

Namun, statistik tersebut tidak menjamin kemenangan. Aston Villa justru tampil lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan di depan gawang.

Dua tembakan tepat sasaran mereka berhasil dikonversi menjadi gol, sedangkan Manchester City kesulitan memaksimalkan peluang yang tercipta.

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menilai timnya sebenarnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik karena mampu menciptakan sejumlah peluang.

Ia juga mengakui bahwa timnya perlu belajar dari kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan, terutama ketika menghadapi lawan dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.

Di sisi lain, Unai Emery berhasil membawa Aston Villa menjalankan strategi dengan baik. Tim tuan rumah mampu bertahan secara disiplin sekaligus memanfaatkan celah yang ditinggalkan barisan pertahanan Manchester City.

Enzo Maresca Tetap Membela Marc Guehi

Meski kesalahan Guehi menjadi salah satu penyebab kekalahan, Maresca tidak ingin terlalu menyalahkan pemainnya.

Ia menjelaskan bahwa Guehi telah menjalani banyak pertandingan bersama klub dan tim nasional Inggris. Kondisi tersebut tentu menuntut konsistensi fisik dan mental yang tidak mudah dipertahankan.

Maresca juga menilai pergantian Guehi pada babak kedua merupakan keputusan taktis, terlebih sang pemain sudah mengantongi kartu kuning.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Maresca masih memberikan kepercayaan kepada bek Inggris itu, meskipun performanya dalam pertandingan melawan Aston Villa belum maksimal.

Bagi Manchester City, evaluasi tidak cukup hanya berfokus pada satu pemain. Koordinasi pertahanan, kualitas penyelesaian akhir, dan kemampuan mengantisipasi serangan balik juga perlu diperbaiki.

Baca Juga:
Real Madrid vs Villarreal: Menang Tipis, Taktik Mourinho Dikritik!
Leeds vs Manchester United Imbang, Ada Apa dengan MU?

Kekalahan Manchester City dari Aston Villa dengan skor 1-2 menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu berujung pada kemenangan. Dua gol Nicolas Jackson sukses menghukum kesalahan lini belakang The Citizens, sementara gol Erling Haaland belum cukup untuk mengubah hasil akhir.

Blunder Marc Guehi dan kegagalan Donnarumma mengantisipasi gol kedua menjadi catatan penting bagi Enzo Maresca. Meski demikian, keputusan Maresca membela Guehi menunjukkan bahwa sang pelatih masih memberikan kepercayaan kepada pemainnya.

Bagi Aston Villa, kemenangan ini menjadi bukti bahwa strategi bertahan yang disiplin dan serangan balik efektif mampu merepotkan tim sekelas Manchester City. Sementara itu, The Citizens harus segera berbenah agar kesalahan serupa tidak kembali merugikan mereka pada pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *