Laga Barcelona vs Sevilla kembali membuktikan bahwa Blaugrana masih menjadi salah satu tim yang paling sulit ditaklukkan di La Liga 2026/2027.
Bertandang ke markas Sevilla di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Blaugrana sempat dibuat kerepotan dan bahkan tertinggal lebih dulu. Namun, Barcelona berhasil bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Raphinha menjadi nama yang paling mencuri perhatian. Kapten Barcelona tersebut tampil brutal di lini depan dengan mencetak tiga gol alias hattrick.
Kemenangan ini juga membuat Barcelona terus menjaga catatan sempurnanya di awal musim. Dari tujuh pertandingan, mereka berhasil mengoleksi 21 poin.
Sevilla Bikin Barcelona Kesulitan di Babak Pertama
Laga Barcelona vs Sevilla langsung berjalan cukup intens sejak menit awal. Sevilla sebagai tuan rumah mencoba bermain agresif dengan memberikan tekanan tinggi, terutama ketika Barcelona berusaha membangun serangan dari lini belakang.
Barcelona nyaris mencetak gol lebih dulu pada menit kelima. Lamine Yamal berhasil mendapatkan ruang tembak dan melepaskan tendangan ke arah gawang, tetapi bola masih membentur tiang sehingga peluang tersebut gagal berbuah gol.
Sevilla kemudian berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-19. Youssouf Fofana memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan untuk membawa tuan rumah unggul. Gol tersebut sempat ditinjau VAR karena ada dugaan bola mengenai tangan, tetapi wasit akhirnya mengesahkannya setelah menilai bola mengenai bagian bahu Fofana.
Keunggulan Sevilla hanya bertahan sekitar tiga menit. Barcelona langsung merespons melalui Raphinha yang berhasil memanfaatkan umpan terobosan Andreas Christensen. Lolos dari jebakan offside, winger asal Brasil itu kemudian melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan kiper Sevilla.
Skor pun berubah menjadi 1-1.
Setelah kedua tim kembali imbang, tempo pertandingan mulai menurun dan duel berlangsung lebih ketat. Sevilla tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan, sementara Barcelona masih kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Barcelona vs Sevilla sementara berakhir dengan skor sama kuat 1-1.
Baca Juga:
Brentford vs Chelsea 3-0, The Blues Kembali Hancur
Sassuolo vs Frosinone: Juventus Sudah Menanti!
Barcelona Tancap Gas Setelah Turun Minum
Babak kedua menjadi titik balik dalam laga Barcelona vs Sevilla. Barcelona langsung tampil lebih agresif dan perlahan berhasil keluar dari tekanan yang diberikan tuan rumah pada babak pertama.
Hanya tujuh menit setelah turun minum, Blaugrana sukses membalikkan keadaan. Lamine Yamal melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengirimkan umpan lambung yang kemudian disambut Raphinha lewat sundulan. Bola masuk ke gawang dan Barcelona berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut membuat permainan Barcelona semakin lepas. Sevilla mulai kesulitan mengikuti intensitas tim tamu, sementara Barca terus memanfaatkan celah di belakang lini pertahanan lewat kombinasi cepat para pemain depannya.
Pada menit ke-69, Raphinha kembali menunjukkan kelasnya. Mendapat umpan terobosan dari Yamal, sang kapten masuk ke kotak penalti dan melakukan chip cantik untuk melewati kiper Sevilla.
Gol! Raphinha mencetak hattrick dan Barcelona unggul 3-1.
Unggul dua gol membuat Hansi Flick mulai melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kondisi skuad. Sejumlah pemain ofensif juga diturunkan demi mempertahankan tekanan hingga pertandingan selesai.
Sevilla berusaha mencari gol balasan, tetapi Barcelona mampu menjaga keunggulannya sampai peluit panjang berbunyi. Barcelona vs Sevilla pun ditutup dengan kemenangan 3-1 untuk Blaugrana dan tiga poin dibawa pulang dari Andalusia.
Raphinha Jadi Senjata Utama Barcelona
Penampilan Raphinha menjadi sorotan utama dalam laga Barcelona vs Sevilla. Hattrick yang dicetaknya tidak hanya membawa Barcelona membalikkan keadaan, tetapi juga membuktikan bahwa dirinya mampu tampil efektif saat dimainkan sebagai ujung tombak.
Hansi Flick turut mengapresiasi performa pemain asal Brasil tersebut. Sang pelatih menilai Raphinha punya pergerakan yang dinamis serta pintar mencari celah di antara lini pertahanan lawan.
Menempatkan Raphinha lebih dekat dengan posisi striker juga memberi Barcelona alternatif serangan baru, terutama ketika menghadapi tim yang bermain rapat dan sulit ditembus.
Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Raphinha jelas bakal menjadi salah satu ancaman terbesar di lini depan Barcelona.
Lamine Yamal Juga Punya Peran Besar
Meski Raphinha menjadi bintang utama berkat hattrick-nya, peran Lamine Yamal dalam laga Barcelona vs Sevilla juga layak mendapat sorotan.
Winger muda Barcelona itu terus memberikan ancaman dari sisi kanan. Kecepatan, dribel, serta kreativitasnya membuat lini belakang Sevilla cukup kerepotan sepanjang pertandingan.
Yamal bahkan punya kontribusi langsung dalam dua gol Barcelona di babak kedua setelah memberikan assist yang berhasil dituntaskan Raphinha.
Namun, Barcelona vs Sevilla juga sempat diwarnai momen kontroversial. Yamal terjatuh saat mencoba melewati pemain Sevilla di sekitar kotak penalti dan meminta wasit memberikan pelanggaran. Akan tetapi, wasit memilih melanjutkan permainan karena kontak yang terjadi dianggap belum cukup untuk menjadi sebuah pelanggaran.
Insiden tersebut sempat membuat tensi pertandingan meningkat dan atmosfer di stadion menjadi semakin panas.
Rodri Bantu Barcelona Lebih Stabil
Perubahan permainan Barcelona di babak kedua juga tidak lepas dari peran Rodri.
Gelandang tersebut membantu Barcelona mendapatkan kontrol lebih baik ketika menguasai bola. Ia beberapa kali turun lebih dalam untuk membantu proses build-up sekaligus memberikan opsi umpan kepada lini belakang.
Kehadiran Rodri membuat Barcelona lebih tenang ketika menghadapi pressing Sevilla.
Hansi Flick juga memberikan pujian terhadap kontribusi gelandang tersebut. Menurut Flick, Rodri memberikan ketenangan dalam penguasaan bola dan mampu membangun koneksi yang baik dengan Pedri serta para pemain belakang.
Baca Juga:
Man Utd vs Brighton: Setan Merah Kolaps di Old Trafford
Manchester City vs Norwich City: Debut Gila Floyd Samba!
Hansi Flick Akui Barcelona Sempat Bermasalah
Walaupun berhasil menang 3-1, Flick tidak menutup mata terhadap masalah yang dialami Barcelona pada babak pertama.
Barcelona beberapa kali kehilangan bola dengan cukup mudah dan kesulitan menghadapi tekanan tinggi Sevilla.
Saat jeda, Flick meminta lini tengah untuk lebih tenang dalam menguasai bola dan meningkatkan akurasi umpan.
Perubahan tersebut kemudian terlihat jelas setelah turun minum. Barcelona bermain lebih langsung, lebih cepat dalam melakukan progresi bola, dan lebih efektif mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan Sevilla.
Statistik Sevilla vs Barcelona

Pertandingan ini juga menunjukkan dominasi Barcelona dari sisi penguasaan bola dan jumlah peluang.
- Skor: Sevilla 1-3 Barcelona
- Tembakan: 7-24
- Tembakan tepat sasaran: 4-7
- Penguasaan bola: 31%-69%
- Pelanggaran: 8-11
- Offside: 5-2
Angka tersebut menggambarkan bagaimana Barcelona mampu mengambil alih permainan, terutama setelah babak pertama berakhir.
Susunan Pemain Sevilla vs Barcelona

Sevilla (4-3-3): Vlachodimos; Suazo, Castrin, Sangante, Iglesias; Kochorashvili, Fofana, Agoume; Correia, Ure, Sierra.
Pelatih: Luis Garcia.
Barcelona (4-3-3): Livakovic; Cancelo, Christensen, Cubarsi, Garcia; Lopez, Rodri, Pedri; Gordon, Raphinha, Yamal.
Pelatih: Hansi Flick.
Baca Juga:
Al Hilal vs Neom: Sang Raksasa Akhirnya Tumbang
Real Madrid vs Elche: Vinicius Jadi Sorotan Lagi
Barcelona berhasil melewati ujian berat di markas Sevilla dengan kemenangan 3-1. Sempat tertinggal lewat gol Fofana, Blaugrana mampu membalikkan keadaan setelah Raphinha tampil menggila dengan mencetak hattrick.
Lamine Yamal juga memainkan peran penting dengan kontribusi dua assist, sementara Rodri membantu membuat permainan Barcelona lebih stabil di lini tengah.
Hasil ini membuat Barcelona tetap sempurna di awal La Liga 2026/2027 dengan tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan. Jika performa Raphinha, Yamal, dan lini tengah mereka terus konsisten, Barcelona jelas punya modal besar untuk menjalani perjalanan panjang musim ini.












