Laga Real Madrid vs Rayo Vallecano di jornada kelima La Liga 2026/2027 berakhir dengan pesta gol untuk Los Blancos. Bermain di Santiago Bernabeu pada Minggu (13/9/2026) dini hari WIB, Real Madrid sukses menundukkan Rayo Vallecano dengan skor meyakinkan 4-1.
Kylian Mbappe jadi bintang utama kemenangan tersebut dengan mencetak dua gol. Alvaro Carreras dan Jude Bellingham juga ikut menyumbang gol untuk Madrid.
Di sisi lain, laga ini menjadi momen spesial bagi Emil Audero. Kiper Timnas Indonesia tersebut akhirnya menjalani debut bersama Rayo Vallecano setelah bergabung dengan status pinjaman dari Como 1907.
Sayangnya, debut bersejarah itu harus berakhir dengan kekalahan. Meski begitu, penampilan Audero justru mendapat perhatian karena ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting.
Babak Pertama Real Madrid vs Rayo Vallecano
Real Madrid tampaknya nggak mau mengulangi kesalahan seperti ketika menghadapi Real Betis pada pekan sebelumnya. Begitu pertandingan dimulai, pasukan Jose Mourinho langsung bermain agresif dan berusaha mengunci pertandingan secepat mungkin.
Strategi tersebut terbukti efektif.
Mbappe membuka keunggulan Madrid pada menit ke-14 lewat titik putih setelah Alvaro Carreras dijatuhkan di dalam kotak penalti.
Tiga menit kemudian, Carreras gantian mencatatkan namanya di papan skor. Pemain tersebut memanfaatkan umpan matang Mbappe untuk membuat Madrid unggul 2-0.
Dominasi Madrid belum berhenti. Pada menit ke-35, Jude Bellingham mencetak gol ketiga setelah menerima umpan silang dari Vinicius Junior.
Madrid pun menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0.
Baca Juga:
3 Pemain Timnas Indonesia Lagi On Fire di Eropa
Inter Miami vs CF Montreal: Messi Menggila, Skor 7-1!
Mourinho: Pertandingan Sudah Selesai di Babak Pertama
Jose Mourinho mengakui bahwa Madrid memang sengaja bermain seagresif mungkin sejak awal.
Menurutnya, tim sudah berhasil menjalankan rencana utama dalam 45 menit pertama. Setelah itu, intensitas permainan memang mengalami penurunan.
Mourinho bahkan menilai Madrid tidak punya cukup energi fisik dan mental untuk mempertahankan level permainan seperti di babak pertama.
Jude Bellingham menjadi salah satu contoh yang diperhatikan Mourinho. Gelandang Inggris tersebut mulai terlihat kehabisan tenaga ketika memasuki sekitar 10 menit terakhir pertandingan.
Bagi Mourinho, energi pemain bukan cuma soal kondisi fisik. Faktor mental juga punya pengaruh besar terhadap kemampuan pemain mempertahankan intensitas sepanjang laga.
Babak Kedua Real Madrid vs Rayo Vallecano
Memasuki babak kedua, situasi pertandingan berubah cukup drastis.
Madrid mulai kehilangan konsentrasi ketika membangun serangan. Beberapa kesalahan operan membuat mereka kehilangan penguasaan bola dan memberikan kesempatan kepada Rayo untuk keluar menyerang.
Tekanan Madrid juga nggak lagi setajam babak pertama.
Rayo yang sebelumnya nyaris nggak memberikan ancaman akhirnya berhasil memperkecil skor pada menit ke-51 melalui Sergio Camello.
Gol tersebut tercipta setelah terjadi kesalahan dalam membangun serangan yang dimanfaatkan Rayo dengan baik.
Setelah itu, Rayo beberapa kali mampu mengancam pertahanan Madrid. Thibaut Courtois pun harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Namun, Madrid akhirnya kembali menjauh pada masa injury time.
Mbappe mencetak gol keduanya lewat penyelesaian dari sudut sempit sekaligus mengubah skor menjadi 4-1.
Debut Emil Audero di Laga Real Madrid vs Rayo Vallecano
Di kubu Rayo Vallecano, laga ini menjadi pertandingan yang sangat spesial bagi Emil Audero.
Kiper berusia 29 tahun tersebut dipercaya menjadi starter dalam laga pertamanya bersama Rayo setelah pindah dengan status pinjaman dari Como 1907.
Dan bisa dibilang, debutnya langsung dilempar ke kolam hiu.
Audero harus menghadapi sederet pemain bintang Madrid seperti Mbappe, Vinicius Junior, Bellingham, Federico Valverde hingga Bernardo Silva.
Hasil akhirnya memang nggak berpihak kepada Audero. Empat kali gawangnya dibobol, tetapi secara individu sang kiper justru menunjukkan performa yang cukup solid.
Ia tercatat melakukan tujuh penyelamatan, termasuk beberapa aksi penting yang mencegah Madrid mencetak lebih banyak gol.
Audero Tampil Percaya Diri di Laga Real Madrid vs Rayo Vallecano
Dalam laga Real Madrid vs Rayo Vallecano, Audero bukan cuma diuji lewat sejumlah penyelamatan. Ia juga menunjukkan kepercayaan diri saat membantu Rayo membangun serangan dari lini belakang.
Tekanan tinggi dari pemain Madrid beberapa kali memaksanya mengambil keputusan cepat.
Salah satu aksinya terjadi ketika ia berhasil memotong umpan silang Vinicius Junior. Audero juga sempat menggagalkan tembakan pemain Brasil tersebut.
Momen paling menarik datang pada menit ke-77.
Dalam situasi bola mati, Antonio Rudiger mendapatkan peluang emas melalui sundulan. Namun, Audero dengan sigap mampu menepis bola sehingga peluang tersebut hanya menghasilkan sepak pojok.
Lima menit berselang, Audero kembali melakukan penyelamatan penting. Kali ini, ia menggagalkan peluang Mbappe dari jarak dekat.
Sayangnya, aksi-aksi tersebut tetap belum cukup untuk menghentikan Madrid mencetak gol keempat pada penghujung pertandingan.
Mourinho Puji Kedalaman Skuad Madrid
Selain membahas jalannya pertandingan, Mourinho juga memberikan perhatian khusus terhadap kedalaman skuad Madrid.
Menurutnya, kualitas pemain Madrid nggak cuma terlihat dari mereka yang menjadi starter. Pemain yang berada di bangku cadangan pun dianggap memiliki kemampuan untuk memberikan pengaruh ketika mendapatkan kesempatan.
Arda Guler menjadi contoh paling jelas.
Pemain asal Turki tersebut masuk dari bangku cadangan dan dinilai mampu mengubah ritme permainan Madrid. Kehadirannya memberikan stabilitas yang sebelumnya mulai hilang pada babak kedua.
Mourinho pun menegaskan bahwa dirinya nggak ingin terpaku pada satu starting XI.
Rotasi akan dilakukan berdasarkan kebutuhan setiap pertandingan. Jadi, pemain yang hari ini menjadi starter belum tentu mendapatkan posisi yang sama di pertandingan berikutnya.
Baca Juga:
Al Hilal vs Neom: Sang Raksasa Akhirnya Tumbang
Chelsea vs Leeds United: Comeback Brutal di Stamford Bridge
Diomande Masih Butuh Waktu
Mourinho juga berbicara mengenai Yan Diomande yang tengah mendapatkan perhatian.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa dirinya nggak mau terpengaruh oleh tekanan untuk terus memainkan seorang pemain sebagai starter.
Menurut Mourinho, Diomande masih membutuhkan waktu untuk berkembang karena pengalamannya di level tertinggi belum terlalu panjang.
Meski begitu, potensi pemain tersebut dianggap sangat besar.
Diomande dinilai memiliki kemampuan satu lawan satu, umpan dan tembakan yang bisa memberikan Madrid lebih banyak opsi di lini serang.
Fleksibilitasnya juga menjadi nilai tambah karena ia bisa dimainkan di beberapa posisi berbeda.
Mourinho ingin mengembangkan pemain tersebut secara bertahap tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Mourinho Yakin Gol Vinicius Bakal Mengalir
Vinicius Junior juga mendapat perhatian dari Mourinho meski belum mencetak gol dalam pertandingan ini.
Mourinho melihat kondisi fisik Vinicius sudah jauh lebih baik. Menurutnya, pemain Brasil tersebut hanya membutuhkan sedikit waktu untuk kembali mencapai kecepatan terbaiknya.
Mourinho juga menilai Vinicius punya mental yang kuat dan memahami tanggung jawab besar ketika mengenakan seragam Real Madrid.
Karena itu, ia yakin gol dari Vinicius hanya tinggal menunggu waktu.
Mourinho Pilih Amankan Kemenangan
Satu keputusan Mourinho yang cukup menarik terjadi ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Saat Madrid sudah unggul 3-1, Mourinho memilih melakukan perubahan untuk memperkuat pertahanan daripada terus memaksa tim bermain menyerang.
Alasannya simpel: kemenangan harus diamankan.
Rayo masih memiliki pemain sayap yang bisa memberikan ancaman, sehingga Mourinho merasa lebih baik menutup ruang dan memastikan lawan nggak mendapatkan kesempatan untuk kembali ke pertandingan.
Menariknya, strategi tersebut justru menghasilkan gol keempat melalui Mbappe.
Madrid Kini Kumpulkan 12 Poin

Kemenangan atas Rayo membuat Real Madrid mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan La Liga 2026/2027.
Los Blancos pun kembali berada di papan atas dan menyamai perolehan poin Barcelona.
Sementara itu, Rayo Vallecano masih harus berjuang setelah baru mengumpulkan empat poin dari lima pertandingan.
Bagi Madrid, kemenangan ini jelas menjadi modal positif. Apalagi, Mourinho menilai timnya masih terus berkembang setelah sekitar tiga bulan bekerja bersama.
Baca Juga:
Sassuolo vs Frosinone: Juventus Sudah Menanti!
Manchester United vs Everton: MU Kena Mental Menit 96!
Dalam laga Real Madrid vs Rayo Vallecano, Los Blancos sukses meraih kemenangan meyakinkan 4-1. Permainan agresif sejak babak pertama serta ketajaman Kylian Mbappe yang mencetak dua gol menjadi kunci kemenangan Madrid, meski intensitas mereka sedikit menurun setelah turun minum.
Sementara itu, debut Emil Audero tetap layak mendapat apresiasi. Meski harus kebobolan empat gol, kiper Timnas Indonesia tersebut mampu mencatatkan sejumlah penyelamatan penting di depan gawang Rayo.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bahwa Madrid bukan cuma punya pemain inti berkualitas. Kedalaman skuad, kontribusi pemain pengganti seperti Arda Guler, serta perkembangan pemain muda menjadi modal penting bagi Mourinho untuk menjalani musim yang panjang.






