Timnas Indonesia kini punya banyak opsi menarik di posisi gelandang bertahan. Di bawah arahan pelatih John Herdman, sektor ini mulai terlihat lebih solid dan kompetitif dibanding sebelumnya.
Kalau dulu posisi ini sering jadi titik lemah, sekarang justru jadi salah satu area paling “ramai” dengan banyak pemain berkualitas yang siap bersaing. Siapa saja mereka? Yuk kita bahas satu per satu.
Joey Pelupessy Masih Jadi Andalan Utama Timnas Indonesia

Joey Pelupessy bisa dibilang masih jadi pilihan paling stabil di posisi gelandang bertahan. Sejak resmi menjadi WNI, ia langsung menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang kuat dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
Pengalamannya di level klub dan kemampuannya membaca permainan bikin Joey jadi sosok penting. Meski sempat dicadangkan di beberapa laga, ia tetap jadi opsi utama yang sulit tergantikan dalam waktu dekat.
Jordi Amat, Bek yang Bertransformasi

Nama Jordi Amat jadi kejutan menarik karena kini tak hanya bermain sebagai bek tengah, tapi juga mulai sering mengisi peran gelandang bertahan. Perubahan ini menunjukkan fleksibilitasnya sebagai pemain.
Dengan pengalaman dan ketenangannya, Jordi mampu membantu distribusi bola sekaligus menjaga pertahanan dari lini kedua. Adaptasinya yang cepat bikin dia jadi alternatif yang sangat berharga.
Baca Juga:
Fakta Absennya Bintang Timnas Indonesia di FIFA Series
Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series, Ini Rapor Pemainnya
Ivar Jenner, Gelandang Serba Bisa Timnas Indonesia

Ivar Jenner dikenal sebagai pemain muda yang punya banyak kemampuan. Ia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, bahkan sedikit lebih maju untuk membantu serangan.
Meski masih butuh konsistensi untuk jadi pilihan utama, potensinya sangat besar. Dengan jam terbang yang terus bertambah, Ivar bisa jadi aset penting Timnas di masa depan.
Perjalanan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Di ajang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia tampil cukup solid dengan hasil satu kemenangan dan satu kekalahan. Mereka sempat menang telak 4-0 sebelum akhirnya kalah tipis di final.
Performa ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Meski belum juara, permainan tim terlihat lebih terstruktur dan kompetitif dibanding sebelumnya.
Ole Romeny Dapat Peran Baru di Timnas Indonesia

Salah satu hal menarik dari turnamen tersebut adalah perubahan peran Ole Romeny. Ia tak lagi hanya jadi striker murni, tapi lebih fleksibel dengan posisi yang sedikit turun ke belakang.
Peran ini membuatnya lebih leluasa mencari ruang dan membantu alur serangan. Kombinasi dengan striker utama juga jadi lebih dinamis dan sulit ditebak lawan.
Penampilan yang Makin Menonjol

Ole Romeny tampil sangat impresif di laga pertama dengan kontribusi gol dan assist. Ia menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya finisher, tapi juga kreator serangan.
Permainannya yang aktif dan penuh pergerakan membuat lini belakang lawan kerepotan. Ia jadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian sepanjang turnamen.
Setelah sempat mengalami penurunan performa akibat cedera, Ole akhirnya kembali menunjukkan insting golnya. Gol yang ia cetak jadi bukti bahwa dirinya mulai kembali ke performa terbaik.
Meski belum selalu berbuah gol di setiap laga, kontribusinya tetap terasa. Pergerakan, peluang, dan kepercayaan dirinya jadi sinyal positif untuk masa depan Timnas.
Baca Juga:
John Herdman Ubah Wajah Timnas Indonesia Secara Drastis
Timnas Indonesia Kebanjiran Bek, Lini Belakang Super Kuat!
Timnas Indonesia kini punya banyak pilihan di posisi gelandang bertahan, mulai dari pemain berpengalaman hingga talenta muda yang menjanjikan. Persaingan ini justru jadi hal positif karena bisa meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Ditambah dengan munculnya peran baru pemain seperti Ole Romeny, Timnas terlihat semakin fleksibel dan berkembang. Dengan komposisi seperti ini, masa depan skuad Garuda layak untuk dinantikan.












