Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria dengan skor 0-1 pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno ternyata tidak membuat pelatih baru skuad Garuda, John Herdman, kehilangan rasa optimistis. Meski gagal meraih trofi, Herdman justru melihat banyak hal positif dari performa tim selama turnamen berlangsung.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, perjalanan Timnas Indonesia menuju target besar seperti Piala Dunia 2030 baru saja dimulai. Ia menilai fondasi tim saat ini sudah cukup menjanjikan untuk berkembang lebih jauh di masa depan.
7 Pemain Kepercayaan John Herdman di Skuad Garuda

Bagi John Herdman, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang penting. Ia lebih fokus melihat karakter pemain, budaya tim, dan bagaimana para pemain membangun chemistry di dalam skuad.
Herdman mengaku cukup terkesan dengan kualitas serta mentalitas pemain Timnas Indonesia. Ia menyebut tim ini punya potensi besar yang masih bisa terus berkembang seiring waktu.
Menurutnya, salah satu kekuatan utama skuad Garuda saat ini ada pada sosok-sosok pemimpin di dalam tim. Beberapa pemain dianggap mampu menjadi contoh baik di dalam maupun luar lapangan.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Kevin Diks, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, hingga Emil Audero disebut sebagai figur penting yang menjadi inti kepemimpinan tim.
Chemistry Tim Sudah Terbangun Sejak Awal

Herdman juga menyoroti bagaimana para pemain mulai membangun kekompakan bahkan sebelum pemusatan latihan dimulai. Para pemain aktif berdiskusi dan mengikuti pertemuan virtual bersama staf pelatih demi mempersiapkan diri lebih matang.
Hal itu membuat Herdman merasa puas karena ia melihat adanya komitmen tinggi dari para pemain untuk berkembang bersama.
Menurutnya, memiliki kelompok inti yang solid sangat penting jika Timnas Indonesia ingin bersaing di level Asia bahkan dunia.
Baca Juga:
Gila, Pemain Timnas Indonesia Ini Tembus Rp173 Miliar
Timnas Indonesia Kebanjiran Bek, Lini Belakang Super Kuat!
Budaya Positif Jadi Nilai Tambah

Selain kualitas teknis, John Herdman juga menyukai karakter masyarakat Indonesia yang dianggap penuh semangat dan energi positif. Ia merasa suasana hangat dan kebiasaan orang Indonesia yang mudah tersenyum bisa menjadi kekuatan tersendiri untuk membangun tim yang sehat secara mental.
Herdman merasa kepribadiannya cocok dengan budaya Indonesia. Ia ingin membawa atmosfer positif itu ke dalam skuad Garuda agar para pemain bisa tampil lebih percaya diri dan menikmati permainan mereka.
Taktik dan Disiplin Jadi Senjata Timnas Indonesia

Secara permainan, Herdman melihat para pemain Indonesia memiliki disiplin dan kecerdasan taktik yang cukup baik. Bahkan sebelum resmi melatih Timnas Indonesia, ia sudah memperhatikan perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga melihat proses penyatuan pemain lokal dan diaspora mulai berjalan dengan baik, baik dari sisi budaya maupun cara bermain di lapangan.
Hal tersebut dinilai penting karena kekompakan tim menjadi salah satu faktor utama untuk bersaing di kompetisi level Asia seperti AFC Asian Cup maupun kualifikasi Piala Dunia.
Peran John Herdman Bukan Sekadar Pelatih

Menariknya, John Herdman mengaku ingin menjadi lebih dari sekadar pelatih bagi para pemain Timnas Indonesia. Di usianya sekarang, ia merasa bisa menjadi figur ayah sekaligus kakak bagi para pemain muda di skuad Garuda.
Sebagai “ayah”, ia ingin menghadirkan kejujuran dan standar disiplin tinggi. Sementara sebagai “kakak”, ia ingin menjadi mentor yang membantu perkembangan mental para pemain.
Pendekatan seperti ini sebelumnya juga pernah ia terapkan saat menangani Canada men’s national soccer team hingga sukses lolos ke 2022 FIFA World Cup.
Menurut Herdman, keberhasilan sebuah tim bukan hanya karena pelatih, tetapi juga karena adanya pemain-pemain yang mampu menjadi pemimpin di ruang ganti.
Peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Di sisi lain, Timnas Indonesia juga menghadapi tantangan berat di 2027 AFC Asian Cup. Skuad Garuda tergabung bersama Japan national football team, Qatar national football team, dan Thailand national football team di fase grup.
Banyak yang menyebut grup tersebut sebagai “grup neraka” karena dihuni tim-tim kuat Asia. Meski begitu, pengamat sepak bola nasional menilai peluang Indonesia tetap terbuka.
Kunci utamanya adalah mampu meraih kemenangan saat menghadapi Thailand dan minimal mencuri hasil imbang saat melawan Qatar.
Indonesia sendiri sebenarnya punya catatan cukup baik saat menghadapi Qatar. Timnas pernah menang atas Qatar di masa lalu dan beberapa kali memberikan perlawanan sengit.
Jepang Tetap Jadi Lawan Tersulit

Meski optimistis, banyak pihak tetap mengakui Jepang menjadi lawan paling berat di grup tersebut. Kualitas pemain Jepang yang mayoritas bermain di Eropa membuat level mereka dianggap masih jauh di atas Indonesia.
Pada Kualifikasi Piala Dunia sebelumnya, Timnas Indonesia bahkan sempat kalah telak saat menghadapi Jepang. Hal itu menjadi bukti bahwa skuad Samurai Biru masih menjadi kekuatan besar di Asia.
Namun sepak bola selalu punya kejutan, dan Timnas Indonesia di bawah John Herdman diharapkan bisa tampil lebih kompetitif.
Rekam Jejak John Herdman Lawan Jepang dan Qatar

Optimisme terhadap John Herdman juga muncul karena rekam jejaknya bersama Kanada cukup bagus. Saat melatih Kanada, ia pernah mengalahkan Jepang dan Qatar dalam laga persahabatan jelang Piala Dunia 2022.
Kanada sukses mengalahkan Qatar 2-0 dan menang tipis 2-1 atas Jepang. Hasil itu menjadi bukti bahwa Herdman punya pengalaman menghadapi tim-tim kuat Asia.
Peran Penting Cesar Meylan di Timnas Indonesia

Dalam membangun Timnas Indonesia, Herdman juga didampingi staf yang berpengalaman, salah satunya Cesar Meylan.
Meylan dikenal ahli dalam menjaga kondisi fisik pemain. Ia dan Herdman sudah lama bekerja sama sejak di Kanada hingga klub Toronto FC.
Herdman menjelaskan bahwa tim pelatih sangat detail dalam mempersiapkan pemain, mulai dari komunikasi dengan klub, memantau kondisi pemain, hingga mengatur pola tidur sebelum pertandingan.
Hal itu penting karena banyak pemain Timnas Indonesia yang bermain di luar negeri dan harus menempuh perjalanan panjang sebelum bergabung ke pemusatan latihan.
Baca Juga:
Gelandang Bertahan Timnas Indonesia Makin Berlimpah, Ini Daftarnya!
John Herdman Bongkar Taktik Rahasia Timnas Indonesia
Meski belum mampu memberikan gelar di FIFA Series 2026, John Herdman melihat banyak tanda positif dari perkembangan Timnas Indonesia. Mulai dari kualitas pemain, mentalitas tim, hingga budaya positif di dalam skuad menjadi modal penting untuk masa depan.
Perjalanan menuju target besar seperti Piala Dunia 2030 memang masih panjang. Namun dengan fondasi yang mulai terbentuk, dukungan suporter yang luar biasa, serta kepemimpinan kuat di dalam tim, peluang Timnas Indonesia untuk berkembang semakin terbuka lebar.






