Prancis vs Italia 1-1, Zidane Punya PR Besar

Olahraga5 Dilihat

Prancis vs Italia berakhir imbang 1-1 dalam matchday ketiga UEFA Nations League 2026/2027 di Stade de France, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB, membuat kedua tim harus berbagi poin.

Laga ini sekaligus menjadi pertandingan kandang pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih Les Bleus. Prancis tampil agresif sejak menit awal dengan mengandalkan pressing tinggi, tetapi Italia mampu memberikan perlawanan yang cukup merepotkan.

Michael Olise sempat membawa Prancis unggul pada awal babak kedua. Namun, Alessandro Bastoni berhasil memanfaatkan kesalahan di lini tengah Prancis untuk mencetak gol penyeimbang.

Hasil ini membuat Prancis tetap memimpin Grup A1 dengan koleksi tujuh poin. Sementara itu, Italia mengumpulkan empat poin dan masih menjaga peluang untuk bersaing di papan atas.

Babak Pertama Prancis vs Italia

Prancis langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak peluit pertama berbunyi. Anak asuh Zidane melakukan pressing tinggi dan berusaha merebut bola sedini mungkin di area permainan Italia.

Meski begitu, Gli Azzurri justru mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya.

Salah satunya datang ketika Michael Kayode mengirimkan bola ke depan gawang. Moise Kean berada dalam posisi yang cukup ideal untuk melakukan penyelesaian, tetapi tembakannya dari jarak dekat masih bisa dihentikan Mike Maignan.

Prancis kemudian merespons melalui Michael Olise. Pemain tersebut mencoba mengirimkan umpan silang yang sempat mengenai Sandro Tonali sebelum bola membentur mistar.

Kean kembali menggetarkan gawang Prancis menjelang turun minum. Namun, gol tersebut dianulir karena sang striker berada dalam posisi offside.

Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.

Baca Juga:
Timnas Indonesia vs Bangladesh: Gila! Menang 9-2
Timnas Indonesia vs Bangladesh: Wajib Menang Besar!

Babak Kedua Prancis vs Italia

Memasuki babak kedua, Prancis meningkatkan intensitas serangan.

Desire Doue sempat memaksa Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan setelah melepaskan tembakan melengkung. Kiper Italia itu kemudian kembali menunjukkan refleksnya dengan menggagalkan peluang Ousmane Dembele.

Donnarumma benar-benar menjadi tembok terakhir Italia dalam pertandingan ini.

Namun, pada akhirnya ia harus menyerah juga.

Prancis mendapatkan kesempatan melalui situasi bola mati. Michael Olise mengambil tendangan bebas dan melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke gawang.

Bola sempat membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang.

Prancis unggul 1-0.

Bastoni Manfaatkan Kesalahan Prancis

Keunggulan Les Bleus ternyata tidak bertahan lama.

Italia menemukan celah ketika Lucas Da Cunha gagal mengontrol bola hasil umpan Adrien Rabiot. Alessandro Bastoni langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan merebut bola di area depan.

Bek Italia itu kemudian membawa bola mendekati kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian yang berhasil melewati Mike Maignan.

Gol pada menit ke-68 tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.

Bagi Bastoni, gol tersebut menjadi koleksi keduanya di UEFA Nations League edisi kali ini setelah sebelumnya mencetak gol ketika Italia menghadapi Turki.

Donnarumma Menggila di Laga Prancis vs Italia

Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan semakin terbuka.

Prancis mencoba mencari gol kedua melalui sejumlah peluang. Eduardo Camavinga dan Bradley Barcola sempat mendapatkan kesempatan untuk mengembalikan keunggulan Les Bleus.

Namun, Donnarumma kembali menjadi penghalang.

Adrien Rabiot bahkan memberikan pujian khusus kepada kiper Italia tersebut. Menurutnya, Italia sebenarnya memberikan perlawanan yang sangat kuat dan Prancis beruntung memiliki peluang untuk meraih hasil lebih baik meski Donnarumma tampil luar biasa.

Rabiot menilai sang kiper melakukan beberapa penyelamatan penting yang membuat Italia tetap bertahan dalam pertandingan.

Selain performa Donnarumma, Rabiot juga mengapresiasi mentalitas Gli Azzurri yang mampu bangkit setelah sebelumnya kalah 0-2 dari Belgia.

Italia kemudian merespons kekalahan tersebut dengan kemenangan telak 4-1 atas Turki sebelum mampu menahan Prancis di Paris.

Prancis Harus Bermain dengan 10 Pemain

Situasi Prancis semakin sulit ketika Dayot Upamecano mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Kean.

Les Bleus pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Italia berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, tetapi Prancis masih mampu menjaga skor hingga pertandingan berakhir.

Hasil 1-1 akhirnya tidak berubah.

Komentar Rabiot di Laga Prancis vs Italia

Rabiot juga melihat ada banyak hal positif dari permainan Prancis.

Menurutnya, tim sudah menjalankan instruksi Zidane dengan cukup baik, terutama dalam melakukan pressing dan mencoba merebut bola di area pertahanan lawan.

Namun, ada satu hal yang perlu diperbaiki.

Prancis dinilai sedikit mengendurkan tekanan setelah berhasil mencetak gol. Situasi tersebut kemudian memberikan kesempatan kepada Italia untuk kembali membangun serangan dan akhirnya menciptakan gol penyama.

Rabiot menilai karakter yang diinginkan Zidane mulai terlihat. Para pemain bekerja sama ketika menyerang maupun bertahan, termasuk para penyerang yang ikut memberikan tekanan dari lini depan.

Baca Juga:
Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0, Era Shin Tae-yong Dirindukan?
Spanyol vs Kroasia: Yamal Menggila, Menang 4-1!

Komentar Zinadine Zidane di Laga Prancis vs Italia

Prancis vs Italia 1-1, Zidane Punya PR Besar

Zinedine Zidane mengakui dirinya belum sepenuhnya puas dengan hasil akhir pertandingan.

Menurutnya, hasil imbang terasa mengecewakan karena Prancis datang dengan target meraih kemenangan di kandang sendiri.

Meski begitu, Zidane tetap memberikan apresiasi terhadap performa timnya. Ia melihat Prancis sudah menunjukkan beberapa aspek permainan yang memang ingin dibangun sejak dirinya menangani Les Bleus.

Salah satunya adalah pressing tinggi.

Prancis berusaha merebut bola kembali secepat mungkin setelah kehilangan penguasaan. Namun, Zidane juga mengakui Italia punya kemampuan untuk keluar dari tekanan dan memberikan ancaman lewat serangan balik.

Gli Azzurri dinilai mampu bertahan secara terorganisasi sebelum bergerak cepat ketika mendapatkan ruang.

Gol Bastoni menjadi salah satu contoh bagaimana strategi tersebut bisa memberikan masalah bagi pertahanan Prancis.

Prancis Masih Memimpin Grup A1

Prancis vs Italia 1-1, Zidane Punya PR Besar

Tambahan satu poin membuat Prancis tetap berada di posisi teratas Grup A1 dengan tujuh poin.

Belgia berada di belakang mereka dengan enam poin, sedangkan Italia mengoleksi empat poin. Turki masih berada di posisi terbawah tanpa poin.

Hasil imbang ini juga mengakhiri catatan Prancis yang selalu menang ketika berhasil mencetak gol pembuka dalam laga resmi sejak September 2024.

Meski begitu, Zidane masih belum terkalahkan sejak dipercaya menangani Timnas Prancis.

Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Belgia dalam pertandingan yang bisa menjadi salah satu laga penting dalam perebutan posisi teratas grup.

Rabiot pun sudah melihat pertandingan tersebut sebagai tantangan berikutnya bagi Les Bleus.

Baca Juga:
Timnas Indonesia Siap Tempur, Ini Strateginya
UEFA Nations League 2026/2027: Mbappe Cedera!

Pertandingan Prancis vs Italia berakhir 1-1 setelah kedua tim menunjukkan permainan yang cukup agresif. Michael Olise membawa Prancis unggul, tetapi Alessandro Bastoni mampu memanfaatkan kesalahan lawan untuk mencetak gol penyeimbang.

Donnarumma juga menjadi salah satu pemain penting dalam pertandingan berkat sejumlah penyelamatan yang membuat Italia terhindar dari kekalahan. Di sisi lain, Zidane masih memiliki beberapa pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga intensitas pressing setelah Prancis berhasil mencetak gol.

Hasil seri membuat Prancis tetap berada di puncak Grup A1 dengan tujuh poin, tetapi persaingan dengan Belgia dan Italia masih terbuka. Pertandingan berikutnya bakal menjadi ujian penting bagi skuad Zidane untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *