Real Madrid sukses mengamankan kemenangan 2-1 dalam laga Real Madrid vs Ferencváros yang digelar di Budapest pada Sabtu. Sempat mendapat tekanan dari tuan rumah di babak kedua, Los Blancos tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Namun, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang menarik perhatian. Penampilan Arda Güler juga menjadi bahan pembicaraan setelah gelandang muda asal Turki itu tampil penuh dan menunjukkan kualitas yang membuat persaingan di lini tengah Real Madrid semakin menarik.
Di sisi lain, José Mourinho juga memberikan penilaian cukup jujur mengenai kondisi fisik Bernardo Silva yang baru bergabung dengan tim.
Babak Pertama Real Madrid vs Ferencváros
Sejak menit awal, Real Madrid terlihat lebih dominan dalam menguasai permainan. Mereka beberapa kali mencoba membuka pertahanan Ferencváros lewat kombinasi serangan dari lini tengah dan sisi sayap.
Arda Güler menjadi salah satu pemain yang aktif menciptakan peluang. Pada menit ke-7, ia mencoba peruntungan lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Beberapa menit kemudian, Endrick sebenarnya punya kesempatan emas dari jarak dekat. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.
Ferencváros juga sempat mencoba memberikan respons melalui Daniel Arzani. Namun, dua percobaannya pada awal pertandingan belum benar-benar mengancam gawang Real Madrid.
Madrid terus menekan. Brahim Diaz dan Alexis Ciria juga sempat melepaskan tembakan, sementara peluang Endrick pada menit ke-37 masih berhasil diamankan kiper Ferencváros.
Mario Rivas Buka Keunggulan Madrid
Tekanan Real Madrid akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
Pada menit ke-41, sebuah situasi sepak pojok berhasil dimanfaatkan dengan baik. Alexis Ciria mengirimkan umpan silang ke area berbahaya yang kemudian disambut Mario Rivas melalui sundulan jarak dekat.
Bola masuk ke gawang dan membuat Real Madrid unggul 1-0.
Ferencváros sebenarnya langsung berusaha mencari gol balasan sebelum babak pertama selesai. Namun, peluang Zenti Varga masih melambung sehingga skor tetap bertahan hingga jeda.
Baca Juga:
Chelsea vs AC Milan: Palestra Bikin Fans Salah Fokus!
Inter Miami vs Chicago Fire: Suarez Rusak Debut Lewandowski
Babak Kedua Real Madrid vs Ferencváros
Memasuki paruh kedua laga Real Madrid vs Ferencváros, kedua tim mulai melakukan sejumlah pergantian pemain. Los Blancos menurunkan beberapa nama besar seperti Vinicius Junior, Bernardo Silva, Trent Alexander-Arnold, Antonio Rüdiger, Dean Huijsen, hingga Carlos Espí.
Pergantian tersebut langsung memberikan hasil positif.
Pada menit ke-49, Carlos Espí berhasil menggandakan keunggulan Real Madrid. Ia menerima bola dari Federico Valverde di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar menggunakan kaki kanan.
Bola meluncur ke sudut kanan gawang Ferencváros dan membuat Madrid unggul 2-0.
Situasi terlihat cukup nyaman untuk Real Madrid. Tapi ternyata pertandingan belum benar-benar selesai.
Ferencváros Mulai Bikin Madrid Deg-Degan
Tertinggal dua gol, Ferencváros meningkatkan tekanan. Bamidele Yusuf sempat mendapatkan peluang bagus pada menit ke-51, tetapi tembakannya dari dalam kotak penalti masih melewati mistar.
Enam menit berselang, usaha mereka akhirnya membuahkan hasil.
Kenan Kodro menerima umpan Kristoffer Zachariassen di dalam kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang mengarah ke sudut gawang dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Setelah gol tersebut, pertandingan berubah menjadi lebih terbuka.
Real Madrid masih memiliki kesempatan untuk kembali menciptakan jarak dua gol. Bernardo Silva sempat mendapatkan ruang di dalam kotak penalti, tetapi tembakannya mengenai pemain bertahan.
Arda Güler juga kembali mencoba lewat tembakan dari luar kotak, tetapi bola masih melewati mistar.
Penyelamatan Lunin di Laga Real Madrid vs Ferencváros
Ferencváros tidak mau menyerah begitu saja.
Pada menit ke-63, Zachariassen mendapatkan kesempatan lewat sundulan setelah menerima umpan silang Marius Corbu. Namun, Andriy Lunin menunjukkan refleks bagus untuk menepis bola dan menjaga keunggulan Madrid.
Tekanan tuan rumah terus berlanjut sampai menit-menit akhir.
Corbu kembali mencoba lewat tendangan dari luar kotak penalti, sedangkan Arda Güler hampir mencetak gol melalui tendangan bebas pada menit ke-79. Bola hanya melintas tipis dari sudut kiri atas gawang.
Callum O’Dowda juga memperoleh peluang pada menit ke-82, tetapi tembakannya masih melebar.
Pada akhirnya, Real Madrid mampu bertahan sampai peluit panjang dan mengamankan kemenangan 2-1.
Mourinho Soroti Kondisi Fisik Bernardo Silva di Laga Real Madrid vs Ferencváros

Meski puas dengan hasil pertandingan, Mourinho ternyata memiliki beberapa catatan. Salah satu yang paling menarik adalah kondisi fisik Bernardo Silva.
Menurut Mourinho, sang gelandang belum berada pada level kebugaran terbaiknya setelah menjalani masa liburan.
Bernardo memang dinilai sebagai pemain yang sangat penting bagi tim. Namun, Mourinho melihat kondisi fisiknya masih perlu ditingkatkan agar bisa tampil lebih maksimal.
Situasi tersebut bahkan membuat Mourinho mengubah posisi Bernardo selama pertandingan. Ketika melihat sang pemain sedikit kesulitan secara fisik, ia menggesernya lebih maju ke posisi nomor 10.
Mourinho tetap memberikan pujian dengan menyebut Bernardo sebagai pemain luar biasa yang mampu bermain di beberapa posisi.
Babak Pertama Lebih Disukai Mourinho
Mourinho juga mengakui bahwa ia lebih menyukai performa Real Madrid pada babak pertama.
Menurutnya, Madrid terlihat lebih terorganisasi dan mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan baik. Masalah mulai muncul setelah banyak pergantian pemain dilakukan pada babak kedua.
Masuknya Vinicius Junior dan Bernardo Silva yang belum memiliki banyak menit bermain, ditambah perubahan posisi Endrick, membuat struktur permainan Madrid sedikit kehilangan keseimbangan.
Meski begitu, Mourinho menganggap situasi tersebut sebagai bagian penting dari proses pramusim.
Buat sang pelatih, kesalahan kecil seperti kehilangan kontrol pertandingan atau memberikan lawan tendangan bebas berbahaya justru menjadi bahan evaluasi sebelum musim kompetitif dimulai.
Arda Güler Jadi Bintang yang Mencuri Perhatian

Kalau ada satu pemain yang paling banyak mendapatkan sorotan positif, nama Arda Güler jelas masuk daftar teratas.
Gelandang asal Turki tersebut bermain sepanjang pertandingan dan terlihat sangat nyaman ketika mendapatkan bola.
Kemampuan Güler dalam bergerak di antara lini, mengirimkan umpan, mencari ruang, hingga mengatur tempo membuat permainan Madrid terlihat lebih hidup ketika bola berada di kakinya.
Performa tersebut juga semakin memperkuat pertanyaan mengenai posisi Güler di starting XI musim depan.
Pasalnya, Real Madrid memiliki banyak pemain berkualitas di lini tengah. Jude Bellingham diproyeksikan mengisi area di belakang striker, sementara posisi gelandang tengah juga akan menjadi persaingan antara nama-nama seperti Aurélien Tchouaméni, Bernardo Silva, dan Federico Valverde.
Dengan kondisi tersebut, Güler harus bersaing keras untuk mendapatkan tempat utama.
Namun, performanya melawan Ferencváros menunjukkan bahwa menempatkan pemain berusia 21 tahun itu di bangku cadangan juga bukan keputusan yang gampang.
Baca Juga:
Timnas Indonesia vs Vietnam: Penyebab Garuda Tak Berkutik
Timnas Indonesia vs Singapura: Peluang Terbuang, Semifinal Melayang
Arda Güler Bikin Persaingan Lini Tengah Makin Panas

Güler memiliki gaya bermain yang cukup berbeda dibandingkan gelandang lain di skuad Madrid.
Ia mampu menerima bola di ruang sempit, bergerak di antara lini pertahanan lawan, serta memiliki kemampuan menciptakan peluang dari situasi yang terlihat sederhana.
Di Budapest, kualitas tersebut beberapa kali terlihat.
Ketika Güler menguasai bola, Madrid terlihat lebih fleksibel dalam membangun serangan. Ia juga tidak sekadar menunggu bola, tetapi aktif mencari ruang dan mengarahkan rekan setimnya untuk bergerak.
Hal inilah yang membuat performanya menjadi salah satu cerita terbesar dari pertandingan tersebut.
Jika konsistensinya terus terjaga, persaingan mendapatkan tempat utama di Real Madrid musim depan bakal semakin seru.
Mourinho Juga Beri Kabar Positif soal Vinicius

Selain Bernardo Silva dan Arda Güler, Vinicius Junior juga mendapatkan perhatian dari Mourinho.
Salah satu hal yang disoroti adalah perpanjangan kontrak sang winger bersama Real Madrid hingga 2032. Mourinho menganggap kesepakatan tersebut sebagai kabar yang sangat positif bagi pemain maupun klub.
Namun, dari sisi performa, Mourinho juga memahami bahwa Vinicius belum berada dalam kondisi fisik terbaik.
Dengan jumlah sesi latihan yang masih terbatas, wajar jika sang winger belum mampu menunjukkan performa eksplosif seperti biasanya.
Mourinho percaya kondisinya akan meningkat seiring bertambahnya menit bermain dan sesi latihan.
Baca Juga:
Persebaya vs Persija: Blunder Fatal Hancurkan Debut Shin Tae-yong
Timnas Indonesia vs Timor Leste: Dominan, Tapi Belum Sempurna
Hasil Real Madrid vs Ferencváros berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Los Blancos dalam laga persiapan pramusim. Mario Rivas dan Carlos Espí mencatatkan nama di papan skor Madrid, sedangkan Kenan Kodro menjadi pencetak gol tunggal bagi Ferencváros.
Meski begitu, Arda Güler menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Penampilannya menunjukkan bahwa ia layak mendapatkan pertimbangan serius untuk mengisi starting XI musim depan.
Sementara itu, Mourinho masih memiliki beberapa pekerjaan rumah, terutama soal kebugaran pemain baru seperti Bernardo Silva dan konsistensi organisasi tim setelah banyak pergantian pemain.
Real Madrid masih memiliki laga pramusim berikutnya sebelum memulai musim LaLiga. Kalau Arda Güler kembali tampil seperti di Budapest, persaingan di lini tengah Los Blancos bisa jadi bakal makin panas. Dan jujur saja, ini adalah salah satu hal yang layak banget ditunggu musim depan.






