Real Madrid vs Valencia: Delapan Kemenangan Beruntun!

Olahraga3 Dilihat

Pertandingan Real Madrid vs Valencia pada pekan ke-12 La Liga 2026/2027 berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi Los Blancos. Bertandang ke Stadion Mestalla pada Minggu (8/11/2026) dini hari WIB, Real Madrid sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-0 setelah tampil dominan sepanjang pertandingan.

Federico Valverde membuka keunggulan Madrid melalui tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-28. Arda Guler kemudian menggandakan skor delapan menit berselang, sebelum Kylian Mbappe memastikan kemenangan tim tamu lewat gol pada menit ke-75.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Madrid menjadi delapan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi. Hasil tersebut juga membuat pasukan Jose Mourinho menyamai perolehan 30 poin Barcelona di papan atas klasemen sementara La Liga.

Namun, pertandingan ini bukan cuma soal kemenangan Madrid. Federico Valverde kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang dengan kemampuan tembakan jarak jauh terbaik, sementara kartu merah Jose Gaya dan kontroversi kepemimpinan wasit turut menjadi sorotan.

Real Madrid Unggul Berkat Gol Valverde dan Guler

Sejak pertandingan dimulai, Real Madrid langsung berusaha mengambil kendali permainan. Meski begitu, Valencia sempat memberikan perlawanan dan beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu.

Salah satu peluang berbahaya tuan rumah datang melalui Aaron Mayol. Ia berhasil merebut bola dari Aurelien Tchouameni sebelum melepaskan tembakan, tetapi Thibaut Courtois masih mampu menggagalkan peluang tersebut.

Valencia sebenarnya sempat membobol gawang Madrid melalui Guido Rodriguez. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena sang pemain berada dalam posisi offside.

Madrid akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-28. Federico Valverde menyambar bola liar hasil tendangan bebas Kylian Mbappe yang membentur pagar betis pemain Valencia. Tanpa banyak berpikir, gelandang asal Uruguay itu langsung melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Delapan menit kemudian, Madrid kembali mencetak gol. Umpan silang Jude Bellingham mengalami perubahan arah setelah membentur pemain lawan dan jatuh ke area Arda Guler. Pemain asal Turki tersebut sukses memanfaatkannya untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Keunggulan dua gol membuat Los Blancos semakin nyaman mengendalikan pertandingan hingga babak pertama berakhir.

Baca Juga:
AEK Athens vs Real Madrid: Madrid Menang di Detik Akhir!
Como vs Torino: Comeback Gila, Tiga Gol Hancurkan Tuan Rumah!

Federico Valverde Kembali Pamer Kemampuan Tembakan Jarak Jauh

Gol pembuka Federico Valverde bukan sekadar tambahan angka di papan skor. Torehan tersebut juga memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain yang memiliki kemampuan luar biasa dalam melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Berdasarkan catatan statistik yang beredar, Valverde telah mengoleksi 16 gol dari luar kotak penalti sepanjang kiprahnya di La Liga, dari total 26 gol yang berhasil dicetaknya.

Artinya, sekitar 62 persen gol Valverde di kompetisi tertinggi Spanyol lahir melalui tembakan jarak jauh.

Persentase tersebut menempatkannya di posisi kelima dalam daftar pemain dengan rasio gol dari luar kotak penalti tertinggi pada abad ke-21, khususnya bagi pemain yang telah mencetak minimal 20 gol.

Valverde masih berada di bawah beberapa nama seperti Assuncao dengan persentase 79 persen, Roberto Carlos sebesar 70 persen, serta Xisco dan Tiko yang masing-masing mencatatkan 65 persen.

Bahkan, sejak menjalani debut di kasta tertinggi Liga Spanyol pada September 2017, hanya Lionel Messi dengan 34 gol dan Iago Aspas dengan 20 gol yang tercatat memiliki jumlah gol jarak jauh lebih banyak daripada Valverde.

Statistik tersebut semakin memperlihatkan betapa berbahayanya Valverde ketika mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Mbappe Lanjutkan Ketajaman, Madrid Tambah Gol Ketiga

Memasuki babak kedua, Real Madrid tidak mengendurkan tekanan. Los Blancos terus mencari kesempatan untuk memperlebar keunggulan, sementara Valencia mencoba memperbaiki permainan melalui sejumlah pergantian pemain.

Arda Guler hampir mencetak gol keduanya setelah berhasil menembus pertahanan tuan rumah. Namun, kiper Stole Dimitrievski mampu menggagalkan peluang tersebut.

Kylian Mbappe juga sempat mendapatkan kesempatan emas dalam situasi satu lawan satu. Sayangnya, upaya pemain asal Prancis itu untuk melewati Dimitrievski masih berhasil dibaca sang penjaga gawang.

Madrid akhirnya mendapatkan gol ketiga pada menit ke-75. Berawal dari umpan terobosan Arda Guler, Mbappe berhasil lolos dari pengawalan pemain Valencia, melewati Dimitrievski, dan menyelesaikan peluang dengan baik.

Gol tersebut membuat koleksi Mbappe semakin impresif. Ia kini telah mencetak 13 gol di La Liga musim 2026/2027.

Jika dihitung dari seluruh kompetisi, penyerang berusia 27 tahun tersebut sudah mengoleksi 17 gol dari 16 pertandingan bersama Real Madrid. Ia juga memperpanjang catatan produktifnya dengan mencetak gol dalam tujuh pertandingan secara beruntun.

Baca Juga:
Al Nassr vs Pakhtakor: Ronaldo Absen, Skor Malah 6-2!
Manchester United vs AS Roma: Tertinggal 0-2, MU Menggila!

Jose Gaya Kartu Merah, Valencia Kehilangan Kapten

Jose Gaya Kartu Merah, Valencia Kehilangan Kapten

Situasi Valencia semakin sulit setelah kapten mereka, Jose Gaya, menerima kartu merah langsung pada menit ke-79.

Gaya diusir wasit setelah melakukan tekel keras dari belakang terhadap Mbappe. Keputusan tersebut membuat Valencia harus menyelesaikan pertandingan dengan hanya 10 pemain.

Usai pertandingan, Gaya memberikan tanggapannya mengenai insiden tersebut. Ia mengakui bahwa tekel yang dilakukannya memang cukup keras, tetapi membantah memiliki niat untuk mencederai Mbappe.

Menurutnya, posisi kaki saat melakukan tekel masih berada dalam posisi rendah dan tidak menggunakan pul sepatu untuk menghantam lawan.

Gaya juga merasa keputusan kartu merah tersebut terlalu berat. Ia menilai pelanggarannya lebih pantas diganjar kartu kuning, meskipun mengakui dirinya berada dalam posisi bertahan yang kurang menguntungkan.

Di sisi lain, pemain Real Madrid Bernardo Silva turut menyoroti kepemimpinan wasit. Ia menilai Valencia bermain sangat agresif karena wasit dinilai terlalu membiarkan kontak fisik sepanjang pertandingan.

Kontroversi tersebut menjadi salah satu cerita menarik dari pertandingan yang didominasi oleh Real Madrid.

Statistik Pertandingan Valencia vs Real Madrid

Statistik Pertandingan Valencia vs Real Madrid

Dominasi Real Madrid juga terlihat dari statistik pertandingan. Berdasarkan data FotMob, Los Blancos mencatatkan penguasaan bola sebesar 68 persen, sedangkan Valencia hanya menguasai 32 persen.

Madrid juga jauh lebih produktif dalam menciptakan peluang dengan total 19 tembakan. Sebaliknya, Valencia hanya mampu menghasilkan empat percobaan.

Arda Guler menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Selain mencetak satu gol, ia juga menyumbangkan assist untuk gol ketiga Mbappe.

Penampilan impresif tersebut membuat Guler mendapatkan rating 8,9 dari FotMob sekaligus dinobatkan sebagai Player of the Match.

Susunan Pemain Valencia vs Real Madrid

Susunan Pemain Valencia vs Real Madrid

Valencia (5-3-2):

Stole Dimitrievski; Pepelu, Cesar Tarrega, Justin De Haas, Pablo Maffeo, Jose Gaya; Javier Guerra, Guido Rodriguez, Aaron Mayol; Umar Sadiq, Arnaut Danjuma.

Pelatih: Carlos Corberan.

Real Madrid (4-2-3-1):

Thibaut Courtois; Federico Valverde, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, Marc Cucurella; Bernardo Silva, Aurelien Tchouameni; Arda Guler, Jude Bellingham, Yan Diomande; Kylian Mbappe.

Pelatih: Jose Mourinho.

Baca Juga:
Hasil Man City vs Brighton: Adu Penalti Jadi Mimpi Buruk Brighton!
Persija Jakarta vs Dewa United Berakhir Tragis, Ini Penyebabnya!

Kemenangan 3-0 atas Valencia menjadi bukti bahwa Real Madrid sedang berada dalam momentum positif. Federico Valverde kembali memperlihatkan kemampuan tembakan jarak jauhnya, Arda Guler tampil produktif dengan kontribusi gol dan assist, sementara Kylian Mbappe terus menunjukkan ketajamannya di lini depan.

Tambahan tiga poin ini membuat Madrid mengoleksi 30 poin dan menyamai Barcelona di puncak klasemen sementara La Liga. Dengan delapan kemenangan beruntun di seluruh kompetisi, Los Blancos semakin memperlihatkan potensi sebagai kandidat kuat dalam persaingan gelar musim ini.

Jika konsistensi tersebut mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin Real Madrid akan semakin sulit dihentikan oleh para pesaingnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *