Prancis vs Inggris: Saliba Absen, Les Bleus Terancam?

Olahraga8 Dilihat

Laga Prancis vs Inggris pada perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026 akan menjadi tantangan berat bagi Les Bleus. Pasalnya, Timnas Prancis dipastikan kehilangan William Saliba yang harus menepi akibat cedera punggung yang telah mengganggunya dalam beberapa pekan terakhir.

Absennya Saliba tentu menjadi kerugian besar bagi Les Bleus. Pasalnya, pemain Arsenal tersebut merupakan salah satu sosok penting yang menjaga kokohnya lini pertahanan Prancis sepanjang turnamen.

Cedera Punggung Saliba Semakin Parah

Masalah pada punggung sebenarnya sudah dirasakan Saliba sebelum Piala Dunia 2026 dimulai. Meski begitu, ia tetap memutuskan bergabung dengan skuad Prancis demi membela negaranya di ajang sepak bola terbesar tersebut.

Kondisinya diduga semakin memburuk ketika Prancis menghadapi Spanyol pada babak semifinal. Dalam pertandingan itu, Saliba hanya mampu bertahan sekitar 30 menit sebelum akhirnya ditarik keluar karena kembali merasakan nyeri di bagian punggung.

Setelah menjalani evaluasi, tim medis memutuskan bahwa sang bek tidak cukup fit untuk tampil menghadapi Inggris pada laga perebutan tempat ketiga.

William Saliba Dipastikan Absen di Laga Prancis vs Inggris

Usai dipastikan absen, William Saliba langsung kembali ke London untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama tim medis Arsenal.

Klub asal London Utara tersebut ingin mengetahui secara detail tingkat keparahan cedera yang dialami bek andalannya. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan metode penanganan terbaik agar proses pemulihan berjalan maksimal.

Baca Juga:
Prancis vs Spanyol: Mbappe Melempem, La Roja ke Final
Inggris vs Argentina: Messi Cs Bangkit di Menit Akhir

Arsenal Siapkan Berbagai Opsi

Arsenal akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Saliba. Salah satu kemungkinan yang sedang dipertimbangkan adalah tindakan operasi apabila cedera punggungnya dinilai cukup serius.

Jika operasi benar-benar diperlukan, masa pemulihan tentu akan memakan waktu cukup lama. Situasi ini berpotensi membuat Saliba melewatkan sejumlah pertandingan pada awal musim 2026/2027.

Kehilangan pemain bertahan utama tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Arsenal. Klub harus menyiapkan rotasi dan mencari solusi terbaik agar performa lini belakang tetap stabil selama Saliba menjalani proses pemulihan.

Tetap Bermain Meski Menahan Rasa Sakit

Sepanjang musim lalu, Saliba menjadi salah satu pemain paling konsisten bersama Arsenal. Ia tampil dalam sekitar 50 pertandingan di semua kompetisi dan berperan besar dalam keberhasilan The Gunners meraih gelar Premier League serta melangkah hingga final Liga Champions.

Sebelumnya, Saliba juga mengakui bahwa dirinya sudah beberapa bulan bermain sambil menahan rasa sakit di bagian punggung. Jadwal padat di Premier League, Liga Champions, hingga Piala Dunia membuatnya memilih tetap tampil demi membantu tim.

Keputusan tersebut menunjukkan komitmen besarnya, meski pada akhirnya kondisi fisiknya tidak mampu lagi dipaksakan.

Prancis vs Inggris Berebut Posisi Ketiga

Baik Prancis maupun Inggris gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah sama-sama tersingkir di babak semifinal.

Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol, sementara Inggris dihentikan oleh Argentina. Kini, kedua tim hanya memiliki kesempatan untuk menutup turnamen dengan finis di posisi ketiga.

Absennya William Saliba diprediksi akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kekuatan Prancis saat menghadapi The Three Lions.

Baca Juga:
Spanyol vs Belgia: Merino Pecah Kebuntuan di Menit 88
Norwegia vs Inggris: Drama, Kontroversi, dan Dua Gol Bellingham

Cedera punggung yang dialami William Saliba menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Prancis maupun Arsenal. Selain membuatnya absen pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi persiapannya menghadapi musim baru bersama Arsenal. Kini, fokus utama adalah memastikan proses pemulihannya berjalan dengan baik agar bek andalan Prancis itu bisa kembali tampil dalam kondisi terbaiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *