Pertarungan panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu jadi sorotan. Kali ini, bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengaku sudah tak sabar merasakan atmosfer laga klasik tersebut di ajang BRI Super League musim 2025/2026.
Meski sempat absen di pertemuan pertama, Shayne kini bersiap tampil di duel sarat gengsi yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Baginya, ini bukan sekadar pertandingan biasa—ini soal harga diri dan kebanggaan dua tim besar.
Tak Sempat Tampil di Putaran Pertama
Pada putaran pertama musim ini, Shayne belum bisa merumput saat Persija bentrok dengan Persib. Ia baru resmi bergabung dengan Macan Kemayoran di paruh musim, sehingga harus menyaksikan laga tersebut dari rumah.
Walau hanya jadi penonton, ia merasakan betul besarnya tensi pertandingan Persija vs Persib. Menurutnya, duel dua raksasa ini termasuk yang paling ditunggu di sepak bola Indonesia.
Kini, kesempatan itu akhirnya datang. Shayne menyebut laga di pekan ke-32 nanti bakal jadi momen besar, apalagi dimainkan di hadapan puluhan ribu suporter di SUGBK.
Baca Juga:
Rencana Mengejutkan John Herdman untuk Timnas Indonesia
John Herdman Langsung Dapat Tekanan di Timnas Indonesia
Shayne Pattynama Bangkit Setelah Cedera Panjang
Perjalanan Shayne menuju laga besar ini tak mudah. Ia sempat mengalami cedera hamstring saat berkarier di Thailand. Belum sepenuhnya pulih, cedera betis juga menghampirinya hingga membuatnya menepi sekitar tiga bulan.
Setelah kembali bugar, Shayne mulai mendapat menit bermain dari pelatih Persija, Mauricio Souza. Ia pun memilih fokus menjalani proses step by step agar performanya terus meningkat.
Latihan intens bersama Persija jadi modal penting baginya. Meski sering pulang dalam kondisi lelah, semangatnya justru makin terpacu untuk membuktikan diri sebagai pilihan utama di posisi bek kiri.
Persaingan Ketat di Skuad Persija
Di Persija, Shayne tak sendirian dalam perebutan posisi bek kiri. Ia harus bersaing dengan pemain muda potensial, Dony Tri Pamungkas, yang sebelumnya jadi andalan di sektor tersebut.
Namun, persaingan ini justru dianggapnya sebagai tantangan positif. Dengan kompetisi yang sehat, kualitas individu dan tim diyakini akan ikut terangkat.
Mimpi Bela Shayne Pattynama Klub Besar Ibu Kota
Bagi Shayne, bergabung dengan Persija adalah salah satu langkah besar dalam kariernya. Klub ibu kota ini punya sejarah panjang dan basis suporter yang luar biasa besar.
Ia bahkan mengaku tak menyangka bisa membela tim sebesar Persija. Atmosfer dukungan suporter di Jakarta disebutnya sebagai sesuatu yang jarang ditemui, bahkan jika dibandingkan dengan beberapa klub di Eropa.
Keputusan merapat ke Persija juga dipengaruhi situasi di Liga Thailand yang saat itu berencana melakukan perubahan regulasi pemain asing.
Ketatnya Persaingan di Timnas Indonesia
Tak hanya di level klub, persaingan juga terasa di Timnas Indonesia. Shayne merupakan pemain naturalisasi pertama yang mengisi pos bek kiri skuad Garuda. Namun, seiring waktu, kompetitor di posisi ini semakin banyak.
Nama-nama seperti Pratama Arhan, Edo Febriansyah, Yance Sayuri, hingga pemain naturalisasi lain seperti Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, dan Dean James membuat posisi bek kiri makin kompetitif.
Dalam setahun terakhir, posisi tersebut bahkan lebih sering ditempati James dan Verdonk. Meski begitu, Shayne tetap bersikap profesional dan legawa dengan keputusan tim pelatih.
Belajar dari Kompetitor
Alih-alih merasa terancam, Shayne justru melihat persaingan ini sebagai peluang untuk berkembang. Ia menilai kehadiran banyak pemain berkualitas akan membuat Timnas Indonesia semakin kuat.
Salah satu pemain yang menurutnya patut diapresiasi adalah Calvin Verdonk. Saat tidak bermain, Shayne mengaku sering memperhatikan permainan Verdonk untuk mengambil pelajaran.
Baginya, kompetisi sehat di setiap lini adalah kunci agar kualitas latihan dan performa tim nasional terus meningkat dari waktu ke waktu.
Baca Juga:
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Tanpa Empat Pilar Utama
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Guncang BRI Super League
Shayne Pattynama tengah berada dalam fase penting kariernya. Setelah pulih dari cedera panjang, ia kini berambisi mengamankan tempat utama di Persija sekaligus tetap bersaing di Timnas Indonesia.
Duel klasik Persija vs Persib di BRI Super League 2025/2026 pun jadi panggung ideal untuk membuktikan kapasitasnya. Dengan semangat tinggi dan mental kompetitif, Shayne siap menjawab tantangan—baik di level klub maupun bersama skuad Garuda.







